Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: Tito Karnavian
Insitekaltim,Jakarta – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kementerian Dalam Negeri Tahun 2024, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melepas…
Insitekaltim,Tiongkok – Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik mengikuti Rapat Koordinasi dan Fasilitasi Dukungan Pilkada Serentak pada Kamis (20/6/2024) yang…
“Tetap fokus pada tugas pokok dan fungsi,” pesan Akmal saat mewakili Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka Seminar Nasional dan Musyawarah Nasional VIII Asosiasi Sekretaris DPRD Seluruh Indonesia (Asdeksi) di Hotel Millenium, Jakarta, Kamis (16/5/2024).
“Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan Hidup yang Sehat”.
“Apa yang sudah dilakukan mulai dari Pak Suwarna, Pak Awang dan Pak Isran kan bagus semua. Kita berharap, konsep-konsep yang bagus semua itu akan kita lanjutkan,” kata Akmal Malik di halaman Balai Kota Surabaya, Kamis (25/4/2024) usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024.
“Pengendalian inflasi bukan hanya kerja pemerintah pusat, tapi juga daerah, melalui koordinasi para kepala daerah,” kata Mendagri Tito Karnavian pada Senin (4/3/2024) di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta saat menghadiri Rapat Koordinasi HBKN Puasa – Idulfitri Tahun 2024 yang diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional.
“Pak Mendagri meminta saya sebagai Pj Gubernur agar all out membantu sukses pembangunan IKN,” ujar Pj Gubernur Akmal Malik pada Kamis (22/2/2024) di VIP Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan usai melepas keberangkatan Mendagri Tito Karnavian dan rombongan kembali ke Jakarta.
“Tapi saya tadi juga minta arahan Pak Mendagri agar kita bisa memberi kontribusi lebih besar, sebab tantangan ke depan pasti juga semakin besar,” ujar Pj Gubernur Akmal Malik pada Kamis (22/2/2024) saat mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan kunjungan ke IKN.
“Dana sebesar Rp11,6 miliar ini merupakan penghargaan kedua yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, setelah sebelumnya menerima insentif sebesar Rp9,8 miliar pada periode sebelumnya,” ungkap Edi Damansyah.
“Dengan adanya keputusan Pilkada Serentak Tahun 2024, memberi peluang lahirnya penjabat kepala daerah dengan waktu jabatan yang cukup lama,” ujarnya.
