Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Jaya Mualimin resmi mengambil sumpah dan melantik Asisten Tenaga Kesehatan Sekolah…
Browsing: Jaya Mualimin
Insitekaltim, Kukar – Komitmen Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Gerbang Raja Tenggarong dalam mencetak tenaga kerja sektor kesehatan yang kapabel, berkualitas,…
Insitekaltim, Singapura – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur dr Jaya Mualimin didaulat menjadi salah satu pembicara dalam Second…
Insitekaltim, Samarinda – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berkomitmen untuk melakukan stop buang air besar sembarangan. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim…
“Banyak pasien TB yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan tambahan nutrisi untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Kerja sama dengan sektor swasta, seperti Bank Kaltimtara dan perusahaan pertambangan, sangat membantu dalam memberikan bantuan kepada pasien TB,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
“Untuk KPPS dan PPS aman, tidak ada yang meninggal. Di Kaltim ada hanya satu orang dari Linmas yang kelelahan, di rumah jatuh di toilet, meninggal karena tidak sadarkan diri. Kasus ini terjadi di Berau,” jelas Jaya Mualimin di Hotel Mercure Samarinda, Selasa (20/2/2024).
“Meskipun terjadi penurunan kasus DBD minggu ini, kami tetap memantau jumlah kematian yang masih mencapai 7 orang. Semoga tidak ada lagi yang meninggal,” ujarnya, Senin (19/2/2024).
“Tambahnya dua kasus kematian ini berasal dari ibu melahirkan yang ada di IKN,” jelas Jaya dalam konferensi pers yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur (Diskominfo Kaltim) di Ruang Wiek Diskominfo Kaltim, Jumat (26/1/2024).
“Ini menjadi masalah besar, karena ketika tubuh tidak fit, artinya imun kita tidak kuat dan pasti penyakit itu mudah menyerang,” ujarnya pada Peringatan Hari Stroke Sedunia di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (25/10/2023).
“Karhutla menyebabkan kabut asap dapat menimbulkan gangguan pernapasan, iritasi mata dan penyakit kulit. Salah satu penyakit yang harus diwaspadai adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA),”
