Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kaltim Diincar Jadi Provinsi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN Secara Penuh

    Mei 19, 2026

    Terima Audiensi Massa Konflik Agraria, Rudy Mas’ud Janji Bentuk Tim Khusus dan Evaluasi Perizinan

    Mei 19, 2026

    Konflik Agraria di Kaltim Meletus di 20 Titik, Masyarakat Desak Pemprov Kaltim Bantu Selesaikan

    Mei 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Menjual Harapan di Tengah Ekonomi Loyo, Rita Sang Penjual Kebahagiaan Lintas Hari Raya
    Samarinda

    Menjual Harapan di Tengah Ekonomi Loyo, Rita Sang Penjual Kebahagiaan Lintas Hari Raya

    AbdiBy AbdiFebruari 6, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Rita, Pedagang pernak pernik Imlek (Insitekaltim/Abdi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di sebuah sudut kios yang tampak mencolok dengan nuansa merah menyala, Ibu Rita sibuk merapikan dahan-dahan bunga sakura plastik yang menjadi primadona tahun ini.

    Teks: Toko pernak-pernik Imlek yang dikelola langsung oleh Rita (Insitekaltim/Abdi)

    Bagi sebagian orang, Ia mungkin hanya pedagang aksesori biasa, namun bagi pelanggan setianya, Rita adalah sosok yang selalu ada di setiap momen besar.

    Uniknya, Ia tidak hanya menjual pernak-pernik Imlek, melainkan selalu hadir menyediakan kebutuhan dekorasi di setiap hari raya, mulai dari Lebaran hingga Natal.

    Sudah tujuh tahun lamanya Rita menekuni usaha ini. Ketekunannya membuahkan pemahaman mendalam mengenai filosofi di balik barang-barang yang ia jual.

    Menjelang Imlek tahun ini, ia menjelaskan bahwa bunga sakura tetap menjadi incaran utama karena variasinya yang beragam, ada yang tipe daun, tipe kolot, hingga model terbaru.

    Tidak hanya itu, ia juga menyediakan hampers dekoratif sebagai alternatif bagi mereka yang ingin berbagi hadiah selain buah atau kue.

    Sambil menunjukkan koleksinya, Rita menjelaskan makna di balik hiasan Dewa Rezeki dan ornamen Ikan yang banyak dipajang di tokonya.

    “Ini ada ikannya, melambangkan Nian Nian You Yu. Artinya, setiap hari dan setiap tahun itu ada rezeki,” ungkapnya.

    Dalam hal warna, Rita sangat tegas mengikuti tradisi. Merah dan emas adalah warna wajib yang melambangkan kebahagiaan dan kemakmuran. Sebaliknya, ia sangat menghindari stok berwarna hitam atau putih untuk momen perayaan seperti ini.

    “Jangan warna hitam ya, mereka enggak mau. Hitam-putih itu kayak berduka, kalau merah itu kebahagiaan,” tambahnya.

    Tantangan terbesar tahun ini bukan hanya soal selera pasar, melainkan kondisi ekonomi yang sedang fluktuatif. Rita mengakui bahwa harga modal dari penyuplai di Jakarta yang mengimpor barang langsung dari Cina mengalami kenaikan.

    Namun, di saat pedagang lain menaikkan harga jual, Rita justru memilih jalan yang berbeda. Ia memilih untuk menjaga harga tetap stabil seperti tahun-tahun sebelumnya.

    Baginya, loyalitas pelanggan adalah segalanya. Strategi ini terbukti efektif banyak perusahaan besar hingga tempat wisata populer seperti Rumah Ulin Arya tetap mempercayakan kebutuhan dekorasi mereka kepadanya.

    “Harga naik belum tentu konsumen mampu beli. Jadi harga saya tetap stabil. Lampion 8 inci misalnya, saya jual 80 ribu per set isi dua biji. Harga itu dari zaman dulu sampai sekarang tidak berubah. Saya mengalah sedikit (soal untung), yang penting kita bisa berbagi kebahagiaan,” jelasnya.

    Rita tidak menampik bahwa secara keseluruhan, daya beli masyarakat tahun ini terasa menurun. Banyak warga yang lebih memilih menggunakan dekorasi lama yang masih layak pakai karena kondisi keuangan yang sedang sulit.

    Meski demikian, ia tetap menularkan energi positif kepada sesama pedagang dan pembelinya.

    “Sekarang keuangan lagi susah, tapi kita harus tetap semangat. Jangan kayak loyo gitu, walaupun ekonomi kita lagi loyo. Harapan saya buat yang merayakan, pokoknya yang penting itu bahagia. Kita lewati tahun ini meski penuh tantangan,” jelasnya penuh harap.

    Melalui kiosnya, Rita tidak sekadar mencari nafkah. Ia sedang menjalankan misi untuk memastikan bahwa setiap perayaan hari raya apapun agamanya tetap bisa dirayakan dengan penuh warna dan sukacita tanpa harus terbebani oleh harga yang selangit.

     

    Imlek 2026 Tahun Baru Imlek Toko Pernak-pernik
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Mei 16, 2026

    Pelantikan PDKT Kaltim 2026–2031, DPRD Samarinda Soroti Penguatan Peran Masyarakat Adat

    Mei 16, 2026

    Samarinda Tuan Rumah Judo Kapolri Cup 2026, Wali Kota Tekankan Sportivitas

    Mei 16, 2026

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Belum Ditemukan Pencemaran Lingkungan Akibat Limbah Beracun

    Mei 11, 2026

    Mahasiswa Lakukan Aksi Simbolik, Pemprov Kaltim Sebut Tak Ada Undangan Resmi

    Mei 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kaltim Diincar Jadi Provinsi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN Secara Penuh

    SittiMei 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menargetkan Kaltim menjadi provinsi…

    Terima Audiensi Massa Konflik Agraria, Rudy Mas’ud Janji Bentuk Tim Khusus dan Evaluasi Perizinan

    Mei 19, 2026

    Konflik Agraria di Kaltim Meletus di 20 Titik, Masyarakat Desak Pemprov Kaltim Bantu Selesaikan

    Mei 19, 2026

    Pengangguran Perempuan di Kaltim Tinggi, Syahariah Dorong Lapangan Kerja Lebih Inklusif

    Mei 19, 2026

    35 Tahun Tanpa Kepastian, Warga Korpri Loa Bakung Tagih SHM, Gubernur Siap Cari Jalan Hukum

    Mei 18, 2026
    1 2 3 … 3,097 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.