Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Sri Puji Astuti Berharap Media Jadi Suara Masyarakat, Bukan Pejabat
    DPRD Samarinda

    Sri Puji Astuti Berharap Media Jadi Suara Masyarakat, Bukan Pejabat

    Adit MustafaBy Adit MustafaDesember 24, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sri Puji Astuti, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pers memiliki peran strategis dalam mengangkat isu-isu penting dan memperjuangkan keadilan sosial di masyarakat.

    Harapan besar terhadap peran ini diungkapkan oleh Sri Puji Astuti, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda dalam wawancara khusus bersama MSI Group di kediamannya di Perumahan Korpri, Samarinda Seberang, Selasa (24/12/2024).

    Menurut Sri, media massa di Kalimantan Timur (Kaltim) harus lebih proaktif menggali dan memberitakan realitas sosial yang membutuhkan perhatian, daripada sekadar menyoroti kegiatan seremonial.

    “Pers harus lebih fokus pada isu-isu yang benar-benar terjadi di lapangan. Misalnya, masalah pendidikan, pengentasan kemiskinan, hingga kesetaraan gender yang masih menjadi tantangan besar,” tutur Sri.

    Sri menyoroti bahwa isu kesetaraan gender dan kekerasan masih menjadi persoalan besar yang sering kali luput dari perhatian media. Meski banyak diskusi dan upaya telah dilakukan, ia menilai media dapat memainkan peran lebih besar dalam mengungkap dan mendorong penyelesaian masalah ini.

    “Kekerasan, terutama terhadap perempuan dan anak, harus terus dikawal oleh pers. Dengan pemberitaan yang mendalam, masyarakat akan lebih sadar dan bisa bersama-sama mencari solusi,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Sri juga menekankan pentingnya pemberitaan yang menginspirasi masyarakat, seperti kisah sukses pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mampu menggerakkan ekonomi lokal. Ia berharap cerita-cerita semacam ini bisa lebih banyak diangkat untuk memberi motivasi kepada masyarakat.

    “Kisah sukses UMKM yang mampu mempekerjakan banyak orang dan bangkit dari kesulitan bisa menjadi teladan bagi banyak pihak. Itu jauh lebih bermakna daripada berita seremonial,” tambahnya.

    Sri berharap media di Kaltim dapat berperan lebih aktif dalam menyosialisasikan isu-isu strategis seperti pendidikan, kesejahteraan masyarakat, dan ketimpangan gender. Menurutnya, pers harus menjadi suara masyarakat, bukan hanya menjadi perpanjangan tangan kegiatan pejabat.

    “Pers adalah ujung tombak demokrasi. Media harus menggali dan mengangkat isu-isu strategis yang ada di lapangan, seperti anak-anak putus sekolah atau kesetaraan gender. Dengan begitu, pers dapat mendorong perubahan nyata di masyarakat,” tandas Sri.

    DPRD Samarinda Pers Sri Puji Astuti UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    DPRD Samarinda Harap Sekda Baru Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

    April 9, 2026

    DPRD Samarinda Ingatkan Standar SPPG, Kualitas Program MBG Harus Diutamakan

    April 8, 2026

    Pemkot Samarinda Investigasi Kenaikan Harga Plastik, UMKM Diminta Gunakan Alternatif

    April 8, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Kebijakan Mulok Jadi Biang Masalah, Guru Bahasa Inggris Tak Dapat TPG

    Maret 30, 2026

    Dorong UMKM dan Pola Pikir Masyarakat, Samri Tegas Harus Ada Perubahan Strategi Ekonomi

    Maret 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.