Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Simpang Siur Penerima Gratispol, Rudy Mas’ud Perjelas Syarat Domisili dan Jalur Pendidikan
    Diskominfo Kaltim

    Simpang Siur Penerima Gratispol, Rudy Mas’ud Perjelas Syarat Domisili dan Jalur Pendidikan

    AbdiBy AbdiFebruari 9, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud (Insitekaltim/Abdi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Menanggapi adanya simpang siur mengenai siapa saja yang berhak menerima manfaat Gratispol, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud memberikan klasifikasi yang tegas. Ia menyebutkan bahwa program ini memiliki aturan main yang jelas, terutama terkait domisili dan status kemahasiswaan.

    Rudy menjelaskan bahwa prioritas utama diberikan kepada warga asli Kalimantan Timur atau masyarakat yang telah menetap dan memiliki kartu identitas Kaltim sekurang-kurangnya selama tiga tahun terakhir.

    “Persyaratannya adalah wajib masyarakat atau sekolah yang mendapatkan program ini adalah anak-anak Kalimantan Timur, atau minimum mereka telah berdomisili tiga tahun di Kaltim,” jelasnya pada Senin, 9 Februari 2026.

    Selain itu, ia menekankan bahwa beasiswa ini dirancang khusus untuk jalur pendidikan reguler.

    “Dan yang tidak kalah pentingnya adalah untuk mahasiswa regular, bukan untuk yang ekstensi ataupun untuk yang eksekutif,” tambahnya.

    Gubernur Rudy menegaskan komitmennya untuk terus membenahi sistem penyaluran beasiswa tersebut agar lebih tepat sasaran dan berdampak luas bagi masyarakat Bumi Etam.

    Ia mengakui bahwa program yang baru pertama kali diluncurkan ini masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kendala teknis respons admin hingga sinkronisasi data pendaftar. Namun, Ia memastikan pemerintah tidak menutup mata terhadap keluhan yang muncul.

    “Mungkin hanya ada kesalahan persepsi saja karena program ini adalah program yang perdana dan baru, tentu tidak ada yang sempurna. Kami menerima seluruh kritik dan saran dan kami segera untuk melaksanakan pembenahan yang dilaksanakan di Biro Kesra,” ujarnya.

    Selain itu, salah satu poin krusial dalam program Gratispol tahun ini adalah fokus yang besar pada penguatan tenaga pendidik. Gubernur Rudy meyakini bahwa lompatan besar kualitas pendidikan di Kaltim harus dimulai dari gurunya.

    Oleh karena itu, skema beasiswa ini juga menjangkau para guru yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 hingga S3.

    Baginya, investasi pada guru adalah investasi jangka panjang yang akan melahirkan ribuan talenta muda berprestasi di masa depan.

    “Guru-guru juga kita utamakan agar bisa meningkatkan sumber daya manusianya. Kalau gurunya hebat, kami yakin akan melahirkan, mencetak generasi-generasi ataupun mahasiswa-mahasiswa kita yang lebih hebat lagi,” jelasnya lagi.

    Terkait adanya keluhan mengenai layanan admin yang dianggap lambat dalam merespons pertanyaan pendaftar, Gubernur telah menginstruksikan Biro Kesra untuk melakukan langkah-langkah teknis, termasuk kemungkinan penambahan personel atau penguatan sistem digital.

    Hal ini dilakukan demi memastikan visi pemerintah sebagai pelayan masyarakat benar-benar dirasakan oleh para pemohon beasiswa.

    Dengan puluhan ribu pendaftar yang sudah masuk dalam sistem, Gubernur Rudy Mas’ud berharap Gratispol dapat menjadi jembatan bagi seluruh masyarakat Kaltim untuk mengenyam pendidikan setinggi mungkin tanpa terkendala biaya, sekaligus mewujudkan visi SDM Kaltim yang unggul dan berdaya saing global.

     

    Gratispol Gubernur Kaltim Pemprov Kaltim Program Gratispol Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Badko HMI Kaltim-Kaltara Kecewa, Pemprov Absen di Seminar Pembangunan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Ratu ArifanzaMei 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Arah baru organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai…

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Mei 14, 2026
    1 2 3 … 3,094 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.