Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Simpang Siur Kehadiran Presiden di IKN, Ini Respons Ketua Gerindra Samarinda
    Politik

    Simpang Siur Kehadiran Presiden di IKN, Ini Respons Ketua Gerindra Samarinda

    AminahBy AminahJuli 17, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPC Gerindra Samarinda, Helmi Abdullah (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepastian mengenai siapa yang akan memimpin Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus di Ibu Kota Nusantara (IKN) masih menjadi tanda tanya.

    Pemerintah pusat kabarnya merencanakan format upacara paralel di dua lokasi, yakni di IKN dan DKI Jakarta, namun pembagian kehadiran antara Presiden dan Wakil Presiden belum diputuskan secara final.

    Ketua DPC Gerindra Samarinda Helmi Abdullah mengonfirmasi adanya rencana pelaksanaan di dua lokasi tersebut. Meski begitu, pihak daerah hingga kini belum menerima informasi pasti mengenai kehadiran Kepala Negara di Kaltim.

    “Yang jelas pelaksanaan 17 Agustus di IKN tetap ada. Cuma yang hadir sampai saat ini saya belum tahu apakah Presiden atau Wakil Presiden yang jelas informasinya di IKN juga ada, di Jakarta juga ada,” kata Helmi Kamis, 16 Juli 2026.

    Di tengah ketidakpastian protokoler tersebut, Helmi memberikan catatan kritis mengenai pentingnya pelibatan masyarakat lokal Kaltim khususnya Samarinda sebagai kota penyangga.

    Ia mengingatkan agar agenda nasional di IKN tidak mengabaikan peran aktif warga setempat. Helmi meminta panitia penyelenggara dari pusat memberikan ruang yang cukup bagi berbagai komunitas daerah untuk terlibat langsung dalam momentum bersejarah tersebut.

    “Sebenarnya harapan saya ketika nanti IKN, nanti pelaksanaan acara tentunya melibatkan warga Kalimantan Timur. Artinya itu yang memang punya kompeten, semua komunitas yang ada di Samarinda ini diberi kesempatan mungkin untuk hadir atau dilibatkan untuk terlibat dalam itu. Itu harapan kita,” ujarnya.

    Selain keterlibatan masyarakat sipil, Helmi juga menekankan pentingnya kehadiran unsur pimpinan daerah (Forkopimda) se-Kalimantan Timur dalam jajaran undangan upacara di IKN. Keterwakilan tokoh daerah dinilai krusial untuk membangun rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap proyek strategis nasional tersebut.

    “Iya, harapan kita semua lah nanti itu (unsur pimpinan daerah) bisa mewakili. Jadi, ada kebanggaan,” tambah Helmi.

    Mengenai harapan agar Presiden hadir langsung memimpin upacara di IKN, Ketua DPRD Samarinda ini memilih bersikap realistis. Mengingat padatnya agenda dan masa transisi pemerintahan, ia menyerahkan keputusan teknis sepenuhnya kepada panitia pusat di Jakarta.

    “Iya, sebenarnya kita berharap Pak Presiden, cuman kita tahu kesibukan beliau cukup luar biasa. Ya, kita kembalikan lagi kepada panitia yang mempersiapkan,” pungkasnya.

     

    DPC Gerindra Samarinda Helmi Abdullah HUT RI IKN Presiden RI Upacara
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026

    Hampir 20 Tahun STS Berjalan, DPRD Kaltim Ancam Ubah Kawasan Jadi Zona Nelayan

    September 17, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    IraSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda menyoroti potensi defisit sekitar Rp600 miliar dalam…

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026

    Air Tanah Jadi Cadangan Saat Kemarau, Ini Temuan Unmul soal Sumur Bor di Kaltim

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.