Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Kemenkum Kaltim»Sebelum Terlambat, Merek dan Kekayaan Intelektual Sarung Tenun Samarinda Harus Segera Didaftarkan ke Kemenkumham
    Kemenkum Kaltim

    Sebelum Terlambat, Merek dan Kekayaan Intelektual Sarung Tenun Samarinda Harus Segera Didaftarkan ke Kemenkumham

    LarasBy LarasMaret 10, 2023Updated:Maret 10, 202303 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Stafsus Menkumham Fajar BS Lase Meninjau Pembuatan Sarung Tenun Samarinda,bersama Kakanwil Menkumham Kaltim Sofyan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Staf Khusus (Stafsus) Menkumham Bidang Transformasi Digital Fajar BS Lase meninjau langsung lokasi pembuatan dan penjualan Sarung Tenun Samarinda, Rabu (8/3/2023).

    Kehadiran Fajar Lase tersebut sebagai bentuk kepeduliannya guna mendorong pelaku UMKM ini segera mendaftarkan kekayaan intelektual khususnya terkait merek, hak cipta dan lainnya.

    Dalam kunjungan itu, dia mengapresiasi Ibu Hj Fatmawati, pelaku usaha Sarung Tenun Samarinda ini. Sebab, ada sejumlah pengrajin yang menggantungkan hidup atau perekonomiannya dari usaha itu.

    “Saya jarang-jarang ketemu ibu yang mau berbesar hati menaungi banyak orang. Banyak pahala ibu ini, semoga diberkahi,” kata Fajar Lase.

    Dia juga memberikan pemahaman kepada pemilik usaha Sarung Tenun Samarinda untuk mendaftarkan produk-produk kerajinannya agar mendapatkan perlindungan kekayaan intelektual.

    Dalam memberikan pemahaman tersebut, pria kelahiran Kabupaten Asahan Sumatera Utara ini, menceritakan pengrajin tenun di Kabupaten Meranti Riau yang tidak bisa mendaftar merek atau identitas produk yang telah dibuatnya tersebut. Sebab, merek itu ternyata sudah menjadi milik orang lain atau sudah dipakai sama pelaku usaha tenun di Bali.

    “Merek ini usaha dagang yang perlu dilindungi. Seperti usaha tenun di Kabupaten Meranti. Usahanya sudah besar tapi dia belum daftar merek. Nah, waktu kita kunjungan ke sana dia berniat mau daftarkan mereknya. Sebelum daftar kita cek dulu di aplikasi Portal DJKI, ternyata sudah ada yang pakai nama mereknya di Bali. Alhasil, dia mau daftar dengan nama yang sama tidak bisa dan dia rentan disomasi jika tetap menggunakan merek tersebut,” kata Fajar Lase.

    Fajar Lase juga mengajak Ibu Hj Fatmawati memanfaatkan marketplace dalam pemasaran produk seperti di tokopedia, shopee maupun online shop lainnya.

    Dia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap usaha Sarung Tenun Samarinda telah berdiri selama 200 tahun, dan telah memproduksi sarung tenun secara konsisten bersama ratusan penenun lainnya yang terbagi dalam 7 kelompok.

    “Kita sangat berbangga dengan Ibu Hj Fatmawati dengan usahanya bisa menghidupi banyak orang dan pelaku usaha yang menjadi binaan usaha tenun ini. Kita berharap usaha Sarung Tenun Samarinda terus berkembang dan bisa menjadi penggerak ekonomi kreatif,” imbuhnya.

    Sementara itu, pelaku usaha Sarung Tenun Samarinda Hj Fatmawati menyampaikan terima kasih atas kunjungan Fajar Lase tersebut.

    “Saya sengaja mengajak pengrajin dan anak-anak di setiap ada tokoh-tokoh berkunjung ke sini, biar mereka semakin bersemangat,” kata Fatmawati.

    Dia juga mengaku usaha Sarung Tenun Samarinda sering mengikuti pameran hingga ke luar kota seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Malang dan kota lainnya. “Waktu Covid-19 lalu, Kepala Dinas Koperasi dan

    UMKM juga datang ke sini untuk melihat usaha kami ini. Mereka khawatir jika ini drop maka berdampak pada pengrajin tenun di sini,” tutur Hj Fatmawati.

    Dia juga mengaku sudah memanfaatkan media sosial dalam memasarkan produknya. “Pengrajin-pengrajin dan anak-anak saya sudah bisa jual melalui online. Kalau tidak menjual seperti itu tidak tahu saya, apalagi waktu Covid-19 sepi pengunjung ke sini,” terangnya.

    Ditambahkannya, Sarung Tenun Samarinda ini merupakan usaha turun temurun dari orang tuanya. “Orang tua saya berpesan untuk meneruskan usaha ini agar bisa membantu pengrajin tenun yang ada di sini,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Genjot Daya Saing Produk Desa, Kemenkum Kaltim Percepat Pendaftaran Merek Kolektif KDMP

    Januari 22, 2026

    Lantik Enam PPNS, Kemenkum Kaltim Tegaskan Peran Strategis Penegakan Perda di Kukar

    Januari 19, 2026

    Empat Notaris Pengganti Dilantik, Hanton Hazali Tekankan Tanggung Jawab Profesi

    Januari 14, 2026

    Perkuat Perlindungan KI, Kanwil Kemenkum Kaltim Raih Penghargaan Sektor Perkebunan

    Desember 16, 2025

    Hak Kreator di Mata Dunia, Indonesia Usulkan Aturan Royalti Digital Mengikat

    Desember 1, 2025

    Kemenkum Kaltim Dorong Penguatan Regulasi Daerah dan Digitalisasi Produk Hukum di Mahulu

    November 20, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    SittiMei 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum syukur dan…

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026

    Mengapa Bekas Luka Bisa Menonjol dan Tak Hilang? Ini Penjelasan Medis tentang Keloid

    Mei 30, 2026

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026
    1 2 3 … 3,111 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.