Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aji Sofyan Effendi Menilai: Danantara Mampu Perkuat Pengelolaan Aset Strategis Nasional

    Juni 14, 2026

    Sering Stres? Berenang Bisa Jadi Cara Sederhana Menenangkan Pikiran

    Juni 14, 2026

    Manfaat Gym untuk Kesehatan Tubuh, Tak Sekadar Membentuk Otot

    Juni 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Sebagian Besar Masyarakat Kaltim Rentan Kecanduan Game Online
    Diskominfo Kaltim

    Sebagian Besar Masyarakat Kaltim Rentan Kecanduan Game Online

    LarasBy LarasApril 6, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Pusat Zulfadly Syam
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Game online telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern. Namun, dampak negatif dari permainan ini mulai mendapat sorotan serius, khususnya terkait pengaruhnya pada anak-anak.

    Menurut Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), kegiatan bermain game online sering kali menyebabkan anak-anak menjadi malas belajar dan bahkan kecanduan.

    Dalam rangka menggali lebih dalam tentang pola perilaku masyarakat terkait game online, APJII melakukan survei di Provinsi Kaltim.

    Dari Hasil survei yang diumumkan dalam Jumpa Pers Penyampaian Survey Penterasi Internet 2024 di Provinsi Kaltim pada Rabu (3/4/2024) oleh Sekretaris jenderal APJII Pusat Zulfadly Syam yang menyoroti durasi waktu yang dihabiskan masyarakat Kaltim dalam bermain game online.

    “Dari survei yang kami lakukan, mayoritas responden mengaku tidak pernah ikut kompetisi game online,” ungkap Zulfadly.

    “Namun, ada sekitar 30 persen masyarakat Kaltim yang menghabiskan waktu bermain game online selama 1 sampai 2 jam. Namun, yang lebih mengkhawatirkan adalah ada yang bermain lebih dari 4 jam. Ini sangat berpotensi membahayakan dan menyebabkan kecanduan,” sambungnya.

    Menurut Zulfadly, kecanduan game online dapat memengaruhi kehidupan seseorang secara signifikan. Hal ini menimbulkan perhatian serius terutama terhadap generasi muda yang rentan terhadap pengaruh buruk dari kecanduan tersebut.

    Selain survei terkait game online, APJII juga mengadakan survei terkait penggunaan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan di kalangan masyarakat Kaltim. Hasilnya menunjukkan bahwa sebanyak 44,69 persen responden mengaku tidak pernah menggunakan AI.

    “Alasan mungkin karena kurangnya kesadaran akan keberadaan AI dalam aktivitas sehari-hari,” jelas Zulfadly.

    “Banyak orang belum menyadari bahwa teknologi seperti filter wajah atau asisten virtual seperti Siri, Google Assistant adalah bagian dari AI,” tambahnya.

    Zulfadly juga menekankan bahwa penggunaan AI tidak selalu terlihat secara langsung, terkadang orang dapat berinteraksi dengan AI tanpa menyadarinya. Misalnya, penggunaan Chat GPT yang sering digunakan oleh siswa dalam membantu tugas sekolah.

    “Diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait AI dan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

    Dengan hasil survei ini, APJII berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang potensi dampak negatif dari penggunaan game online berlebihan serta meningkatkan pemahaman tentang peran AI dalam kehidupan modern.

    Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat Kaltim untuk mengambil langkah-langkah yang lebih bijaksana dalam menggunakan teknologi modern secara seimbang dan bertanggung jawab.

    APJII Game Online Zulfadly Syam
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aji Sofyan Effendi Menilai: Danantara Mampu Perkuat Pengelolaan Aset Strategis Nasional

    Nur AjijahJuni 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tantangan ekonomi global dan kebutuhan menjaga stabilitas devisa Indonesia. Pengamat Ekonomi…

    Sering Stres? Berenang Bisa Jadi Cara Sederhana Menenangkan Pikiran

    Juni 14, 2026

    Manfaat Gym untuk Kesehatan Tubuh, Tak Sekadar Membentuk Otot

    Juni 14, 2026

    Berenang Vs Lari, Mana yang Lebih Cepat Membakar Lemak Perut?

    Juni 14, 2026

    Rita Widyasari Belum Buka Pintu Politik, Pilih Fokus Pulihkan Nama Baik

    Juni 14, 2026
    1 2 3 … 3,144 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.