Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Samarinda Tuan Rumah Judo Kapolri Cup 2026, Wali Kota Tekankan Sportivitas

    Mei 16, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Sarkowi : Pangan Kuat, Kunci Kesuksesan Ibu Kota Baru di Kaltim
    DPRD Kaltim

    Sarkowi : Pangan Kuat, Kunci Kesuksesan Ibu Kota Baru di Kaltim

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 12, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Perubahan besar tengah bergulir di Kalimantan Timur. Sebagai rumah dari Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru, wilayah ini diprediksi akan mengalami lonjakan penduduk yang signifikan.

    Namun, di balik peluang besar tersebut, ada tantangan yang tak kalah besar, terutama terkait ketahanan pangan. Anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry menyoroti pentingnya membangun sektor pangan yang kokoh sebagai penopang kebutuhan dasar di tengah pembangunan masif tersebut.

    “Kebutuhan pangan di Kalimantan Timur akan meningkat tajam seiring dengan pertumbuhan penduduk di sekitar IKN. Kondisi ini menuntut kita siap dengan pangan yang kuat, mandiri dan dapat diandalkan,” tegas Sarkowi belum lama ini, menggambarkan urgensi langkah konkret dalam menghadapi tantangan besar ini.

    Bagi politikus Partai Golkar itu, pembangunan sektor pangan yang mandiri tidak bisa dikerjakan sendirian. Ia mengusulkan agar Otorita IKN, Pemerintah Provinsi Kaltim dan pemerintah daerah bekerja sama secara sinergis dalam memetakan potensi pangan di setiap kabupaten dan kota.

    “Dengan pemetaan potensi pangan yang tepat, kita bisa merancang strategi pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan dan keunggulan lokal masing-masing,” jelasnya.

    Lebih dari sekadar angka dan peta, Sarkowi mengingatkan bahwa aspirasi masyarakat perlu menjadi dasar pengembangan sektor pangan. Mendengar apa yang dibutuhkan masyarakat setempat akan memungkinkan pengembangan pangan berbasis kearifan lokal, yang sejalan dengan budaya dan kebutuhan mereka.

    “Otorita IKN harus turun ke lapangan, mendengar suara masyarakat secara langsung. Ini langkah penting untuk memastikan pangan yang kita kembangkan sejalan dengan harapan mereka,” ujarnya.

    Kaltim memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, perikanan dan peternakan. Menurut Sarkowi, kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan pelaku usaha bisa membentuk rantai pasok pangan yang efisien dan berkelanjutan. Langkah ini tak hanya akan memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang menggerakkan perekonomian masyarakat.

    “Jika rantai pasok pangan berjalan efisien, ketergantungan kita pada pasokan luar akan berkurang. Kemandirian pangan seperti ini juga akan menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi lokal,” ungkapnya optimis.

    Sarkowi menekankan bahwa keberhasilan IKN tidak semata-mata dinilai dari infrastruktur modern yang megah, tetapi juga dari kemampuan Kaltim dalam memenuhi kebutuhan dasarnya secara mandiri. Dengan fondasi pangan yang kuat, IKN akan menjadi contoh kemandirian dan ketahanan yang berkelanjutan.

    “Keberhasilan pembangunan IKN bukan hanya soal bangunan, tetapi juga kemampuan kita menyediakan kebutuhan dasar masyarakat. Inilah saatnya kita berdiri tegak dengan kemandirian pangan di Kaltim,” pungkasnya.

    Dengan langkah nyata dari seluruh pihak, harapan ini bukan lagi sekadar impian. Ketahanan pangan di Kaltim bisa menjadi kekuatan besar yang mendukung kemajuan IKN, menjadikan Kaltim tak hanya rumah bagi ibu kota baru, tetapi juga penopang kehidupan yang mandiri dan sejahtera.

    DPRD Kaltim IKN Sarkowi V Zahry Sektor Pangan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Mei 14, 2026

    Ramai Disebut Kandidat Ketua KONI, Syahariah Mas’ud Tegas Bantah: Itu Hoaks

    Mei 14, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    Aliansi Masyarakat Kaltim Desak DPRD Segera Gunakan Hak Angket, Soroti Dugaan KKN

    April 30, 2026

    Rudy Mas’ud Serukan Politik Berbasis Kepentingan Rakyat di Pelantikan PAN Kaltim

    April 26, 2026

    Soroti Pernyataan Gubernur, Afif Harun Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka

    April 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Samarinda Tuan Rumah Judo Kapolri Cup 2026, Wali Kota Tekankan Sportivitas

    Ratu ArifanzaMei 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Kota Samarinda menjadi tuan rumah Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 dalam rangka…

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026
    1 2 3 … 3,094 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.