Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Sani Bin Husain Minta RUU Kesehatan Ditinjau Ulang
    DPRD Samarinda

    Sani Bin Husain Minta RUU Kesehatan Ditinjau Ulang

    LarasBy LarasMei 24, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sani Bin Husain mengungkapkan adanya keresahan dari organisasi profesi kesehatan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan.

    Organisasi profesi kesehatan yang dimaksud ialah Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

    RUU Kesehatan ini dinilai tidak memberikan jaminan hukum yang kuat mengenai kepastian kerja dan kesejahteraan tenaga kesehatan dan tenaga medis.

    Menanggapi hal ini, Sani menegaskan bahwa dirinya menentang dan meminta agar RUU Kesehatan ditinjau ulang.

    “Saya termasuk orang yang menentang berlakunya RUU Kesehatan omnibus law, karena itu akan mengancam organisasi profesi kesehatan. Coba ditinjau ulang,” sebut Sani beberapa waktu lalu.

    Sani menyebut bahwa terdapat banyak poin dalam RUU Kesehatan yang berpotensi merugikan tenaga kesehatan, termasuk mengenai perlindungan hukum bagi mereka.

    “Saya siap untuk memaparkan semua hal yang saya tidak setuju terkait dengan poin-poin dalam omnibus law kesehatan,” paparnya.

    Selain itu, Sani juga meminta agar pemerintah pusat mempertimbangkan aspirasi dan masukan dari para organisasi profesi kesehatan terkait dengan RUU Kesehatan.

    “Organisasi profesi ini penting sebagai wadah bagi rekan-rekan untuk pengembangan kompetensi dan meningkatkan persaudaraan.

    Mereka mungkin memiliki hal-hal yang perlu disuarakan. Jika semuanya dihapuskan, bagaimana nasib mereka?,” ujarnya.

    Sani berharap bahwa ke depannya kesejahteraan tenaga kerja kesehatan dapat ditingkatkan.

    “Saya mengharapkan eksekutif untuk memperhatikan dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Mereka adalah tulang punggung dalam sektor kesehatan, dan kesejahteraan mereka harus ditingkatkan,” tutupnya.

    RUU Kesehatan saat ini menjadi sorotan dan menimbulkan keprihatinan di kalangan organisasi profesi kesehatan.

    Diharapkan aspirasi dan masukan dari berbagai pihak dapat didengar dalam rangka menghasilkan kebijakan yang adil.

    Sani berharap agar kebijakan dapat berpihak kepada tenaga kesehatan serta memperhatikan kepentingan tenaga kesehatan secara menyeluruh.

    IDI PPNI RUU
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    AminahOktober 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Peluang hujan di Kalimantan Timur (Kaltim) pada awal Oktober 2026 terbilang tinggi…

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.