Insitekaltim, Samarinda – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya meninggalkan persoalan lingkungan, tetapi juga menghadirkan risiko kesehatan bagi masyarakat yang terpapar kabut asap. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian dan kolaborasi berbagai pihak menjadi penting untuk memastikan kelompok rentan tetap mendapatkan perhatian dan dukungan kesehatan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, UPTD Puskesmas Makroman berkolaborasi dengan Rumah Zakat dan Maudy Ayunda Foundation menyelenggarakan pembukaan Rumah Oksigen sekaligus pemberian bantuan nutrisi bagi warga terdampak karhutla, Minggu, 1 November 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah kolaboratif untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap, terutama dalam mendukung kebutuhan oksigen serta pemenuhan nutrisi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak.
Kepala UPTD Puskesmas Makroman, Apt. Sandra Annisa, menyampaikan kehadiran Rumah Oksigen merupakan bentuk kepedulian bersama dalam memberikan dukungan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak kabut asap.
“Dalam situasi seperti ini, kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Kehadiran Rumah Oksigen diharapkan dapat membantu warga yang membutuhkan dukungan layanan oksigen, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla,” Ungkapnya kepada awak media.
Menurut Sandra, perhatian terhadap kelompok rentan juga menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan kesehatan. Ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak membutuhkan perhatian khusus, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi agar kondisi kesehatan mereka tetap terjaga.
“Selain dukungan oksigen, pemenuhan nutrisi juga tidak kalah penting, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama menghadapi situasi terdampak kabut asap,” Ucapnya.
Ia menilai, penanganan dampak karhutla tidak dapat dilakukan oleh fasilitas kesehatan semata. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk lembaga sosial dan masyarakat, agar upaya perlindungan kesehatan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi bersama Rumah Zakat dan Maudy Ayunda Foundation. Kepedulian seperti ini menunjukkan bahwa upaya menjaga kesehatan masyarakat membutuhkan sinergi dan gotong royong dari berbagai pihak,” Jelas Sandra.
Melalui pembukaan Rumah Oksigen dan pemberian bantuan nutrisi tersebut, UPTD Puskesmas Makroman berharap masyarakat terdampak karhutla memperoleh dukungan yang bermanfaat, khususnya dalam menghadapi risiko kesehatan akibat paparan asap.
“Harapan kami, kolaborasi ini tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Mari bersama-sama menjaga kesehatan dan memberikan perhatian lebih kepada warga yang paling rentan terhadap dampak karhutla,” Tutup Sandra. (ADV)

