
Insitekaltim, Samarinda – Persoalan infrastruktur khususnya drainase, turap sungai, dan penanganan banjir, mendominasi aspirasi warga dalam kegiatan reses Ketua Komisi lll DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar yang digelar di Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, Kamis, 12 Februari 2026.
Kegiatan reses tersebut dihadiri Camat Samarinda Ilir, Lurah Pelita, serta para ketua RT. Dari total 46 RT yang ada di Kelurahan Pelita, hampir seluruhnya hadir untuk menyampaikan usulan dan keluhan warga secara langsung kepada wakil rakyat.
Deni menyampaikan, tingginya kehadiran para ketua RT mencerminkan besarnya harapan masyarakat agar aspirasi yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti dan direalisasikan.
“Alhamdulillah antusiasme warga luar biasa, terutama para ketua RT. Hampir semua dari 46 RT hadir. Ini menunjukkan mereka sangat berharap aspirasi yang disampaikan bisa kami realisasikan melalui DPRD Kota Samarinda,” ujarnya.
Menurut Deni, persoalan drainase dan banjir menjadi keluhan paling dominan yang disampaikan warga. Salah satu titik yang dinilai paling mendesak berada di RT 44, yang berbatasan langsung dengan kawasan sekitar Bandara Temindung.
“Di RT 44 ini penanganan banjir sangat urgen. Dalam waktu dekat saya akan mengatur jadwal untuk turun langsung bersama dinas terkait, melihat penyebab banjir, sekaligus menentukan langkah mitigasi, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang,” jelasnya.
Selain drainase, warga juga mengusulkan pembangunan turap di sepanjang bantaran sungai, khususnya di wilayah RT 41 hingga RT 44. Deni menilai, pembangunan turap merupakan kebutuhan mendesak karena berkaitan langsung dengan keselamatan warga dan potensi longsor.
“Yang paling prioritas adalah turap di sepanjang RT 41 sampai RT 44 di pinggir sungai. Ini sangat urgen karena menyangkut keselamatan warga. Kami tentu tidak ingin ada kejadian yang membahayakan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Deni menyebutkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) serta dinas teknis terkait agar penanganan turap dan drainase dapat segera ditindaklanjuti secara terpadu.
Ia juga berkomitmen mengawal usulan pembangunan drainase di Jalan Lambung, serta perbaikan jalan di Gang Annur yang selama ini digunakan warga sebagai jalur alternatif.
“Semua usulan ini akan kami dorong masuk ke dinas PUPR agar bisa ditindaklanjuti. Beberapa usulan lanjutan juga akan kami siapkan untuk diusulkan dalam program pembangunan tahun 2027,” tuturnya.
Melalui kegiatan reses tersebut, Deni berharap aspirasi masyarakat Kelurahan Pelita, khususnya terkait persoalan banjir dan infrastruktur dasar, dapat menjadi perhatian serius pemerintah dan ditindaklanjuti secara berkelanjutan.

