Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kelurahan Bantuas Serah Terimakan Hasil Pembangunan Probebaya 2026, Dorong Manfaat bagi Warga

    Oktober 28, 2026

    Probebaya Dukung Infrastruktur Lingkungan, Sempaja Barat Monitoring Pembangunan Drainase

    Oktober 28, 2026

    Reduksi Sampah Capai 92 Persen, DLH Samarinda Tekankan Pentingnya Pemilahan Sebelum Pembakaran

    Oktober 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Reduksi Sampah Capai 92 Persen, DLH Samarinda Tekankan Pentingnya Pemilahan Sebelum Pembakaran
    Pemkot Samarinda

    Reduksi Sampah Capai 92 Persen, DLH Samarinda Tekankan Pentingnya Pemilahan Sebelum Pembakaran

    SintaBy SintaOktober 28, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Muhammad Taufiq Fajar. (Dok/Pemkot Samarinda)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya mengurangi timbunan sampah di Kota Samarinda terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi pengolahan sampah.

    Sepanjang Januari hingga Juli 2026, fasilitas insinerator di Samarinda dilaporkan telah mengolah 750 ton sampah dengan tingkat reduksi volume mencapai sekitar 92 persen. Dari jumlah tersebut, tersisa sekitar 60 ton residu berupa abu yang tetap memerlukan penanganan lebih lanjut.

    Capaian tersebut menjadi salah satu indikator peran insinerator dalam menekan volume sampah yang harus ditangani di tempat pemrosesan akhir (TPA).

    Namun, efektivitas pengolahan tidak hanya ditentukan oleh kapasitas fasilitas, tetapi juga oleh ketepatan pemilahan sampah sebelum memasuki proses pembakaran.

    Kepada awak media, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Muhammad Taufiq Fajar, mengungkapkan evaluasi operasional insinerator untuk periode Januari hingga Juli 2026 telah disusun dan ditembuskan kepada Wali Kota Samarinda.

    “Dari 750 ton sampah yang kita bakar, kita berhasil mereduksi sekitar 92 persen. Sisanya 8 persen dalam bentuk abu, jumlahnya kurang lebih 60 ton,” ungkapnya, Selasa, 27 Oktober 2026.

    Taufiq menyebutkan insinerator berfungsi mengurangi volume sampah melalui proses pembakaran, bukan menghilangkan seluruh sampah tanpa menyisakan material.

    Menurutnya, capaian tersebut cukup positif, tetapi masih ada ruang untuk meningkatkan efektivitas operasional. Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah jenis dan jumlah sampah yang memenuhi persyaratan untuk diproses menggunakan insinerator.

    Selain itu, Taufiq menjelaskan, karakteristik sampah menjadi faktor penting dalam menentukan kelayakan pembakaran. Pemilahan tidak cukup hanya dengan memisahkan sampah basah dan kering, sebab sejumlah material yang terlihat kering belum tentu sesuai untuk dibakar melalui fasilitas tersebut.

    “Tidak hanya perkara memisahkan sampah basah dan sampah kering. Sampah kering pun ada yang tidak bisa dibakar,” Jelasnya.

    Karena itu, pemilahan sebelum sampah masuk ke insinerator menjadi bagian penting untuk mendukung pengoperasian fasilitas secara lebih efektif. Langkah ini juga diperlukan agar sampah yang diproses sesuai dengan karakteristik dan persyaratan teknis fasilitas.

    Untuk menindaklanjuti hasil evaluasi, DLH Samarinda telah menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Asisten II Sekretaris Daerah bersama seluruh kepala pengelola insinerator di Kota Samarinda.

    Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mengevaluasi pelaksanaan pengolahan sampah dan membahas aspek operasional yang masih perlu ditingkatkan.

    Dengan pendekatan tersebut, fasilitas pengolahan diharapkan dapat berkontribusi lebih baik dalam mengurangi beban sampah yang berakhir di TPA.

    Meski mencatat reduksi volume yang tinggi, insinerator tetap menjadi salah satu bagian dari sistem pengelolaan sampah, bukan solusi tunggal.

    Pengurangan sampah dari sumber, pemilahan, pemanfaatan kembali material yang masih bernilai, dan penanganan residu tetap diperlukan untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Samarinda. (ADV)

    DLH Samarinda Muhammad Taufiq Fajar Pengelolaan sampah Sampah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sinta

    Related Posts

    Kelurahan Bantuas Serah Terimakan Hasil Pembangunan Probebaya 2026, Dorong Manfaat bagi Warga

    Oktober 28, 2026

    Probebaya Dukung Infrastruktur Lingkungan, Sempaja Barat Monitoring Pembangunan Drainase

    Oktober 28, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Lapangan Olahraga dan Sentra Kuliner, Penataan Kawasan Ditargetkan Bertahap

    Oktober 28, 2026

    Teras Samarinda II Dipersiapkan Lebih Tertata, Kenyamanan Pengunjung dan UMKM Jadi Prioritas

    Oktober 28, 2026

    Dari Bantuan Rumah hingga Penyesuaian APBD, Pemkot Samarinda Perkuat Program Kesejahteraan Warga

    Oktober 27, 2026

    DPPKB Samarinda Sampaikan Capaian Program dan Kegiatan SAPA KB

    Oktober 27, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kelurahan Bantuas Serah Terimakan Hasil Pembangunan Probebaya 2026, Dorong Manfaat bagi Warga

    SintaOktober 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pembangunan sarana dan prasarana lingkungan diharapkan tidak berhenti pada selesainya pekerjaan fisik,…

    Probebaya Dukung Infrastruktur Lingkungan, Sempaja Barat Monitoring Pembangunan Drainase

    Oktober 28, 2026

    Reduksi Sampah Capai 92 Persen, DLH Samarinda Tekankan Pentingnya Pemilahan Sebelum Pembakaran

    Oktober 28, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Lapangan Olahraga dan Sentra Kuliner, Penataan Kawasan Ditargetkan Bertahap

    Oktober 28, 2026

    Teras Samarinda II Dipersiapkan Lebih Tertata, Kenyamanan Pengunjung dan UMKM Jadi Prioritas

    Oktober 28, 2026
    1 2 3 … 3,411 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.