Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Pasuruan»Proyek Jalan Lingkar Utara Pasuruan Tuai Penolakan Sejumlah Elemen Masyarakat
    Pasuruan

    Proyek Jalan Lingkar Utara Pasuruan Tuai Penolakan Sejumlah Elemen Masyarakat

    Rahmat FGBy Rahmat FGNovember 5, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Pasuruan – Rencana pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) Kota Pasuruan memantik gelombang penolakan. Sejumlah organisasi masyarakat, LSM, dan tokoh masyarakat menuding proyek bernilai ratusan miliar rupiah itu tidak memiliki dasar hukum yang jelas, tidak tercantum dalam RPJMD Kota Pasuruan, serta berpotensi menjadi ladang penyimpangan anggaran.

    Dalam pernyataan sikap yang dibacakan di Pasuruan, Rabu, 5 November 2025, mereka menilai proyek tersebut mendadak muncul tanpa dasar perencanaan yang sah. Bahkan, dokumen perencanaan yang menjadi rujukan proyek disebut tidak pernah dibuka ke publik.

    “Kami menolak keras proyek Jalan Lingkar Utara karena tidak masuk dalam RPJMD. Pemerintah kota terkesan memaksakan proyek yang tak punya urgensi dan rawan pemborosan,”tegas Tri Sulistiyo Koordinator Forum Rakyat Pasuruan Bangkit (FRPB).

    Ia menyebut proyek dengan nilai mencapai sekitar Rp200 miliar itu berpotensi menjadi beban fiskal baru bagi daerah. Ini proyek yang tidak berpihak pada rakyat. Kalau dipaksakan, yang rugi bukan pejabat, tapi masyarakat yang harus menanggung dampaknya, katanya.

    Senada dilontarkan Saiful Rizal atau lebih dikenal Cak Songot. Ia menilai ada upaya menutup-nutupi proses perencanaan publik.

    “Tidak ada kajian akademik, tidak ada konsultasi dan tiba-tiba proyek muncul. Ini jelas cacat prosedur. Jika dibiarkan, Pasuruan akan jadi contoh buruk tata kelola pemerintahan daerah,”ujarnya.

    Sementara Saiful Arief  menyoroti indikasi pelanggaran dalam proses penganggaran.

    “Kalau proyek ini tidak tercantum dalam RPJMD dan APBD, lalu dasar hukumnya apa?. Ini seperti menabrak sistem perencanaan hanya demi kepentingan tertentu,”katanya.

    Musa Abidin dari LSM Gerah menilai proyek JLU sarat kepentingan ekonomi yang tidak sejalan dengan kebutuhan rakyat kecil.

    “Masyarakat butuh solusi nyata, bukan proyek mercusuar. Jalan lingkar ini bukan prioritas, tapi proyek politik yang dibungkus pembangunan,” tegasnya.

    Sedangkan Mudrik Maulana dari tokoh masyarakat menilai pemerintah kota telah gagal menjaga akuntabilitas publik.

    “Kami mendesak Bappenas turun tangan. Jika proyek ini tetap dijalankan tanpa revisi RPJMD, itu pelanggaran serius. Kami tidak akan diam, aksi massa sudah kami siapkan,”ujarnya.

    Gabungan LSM dan ormas itu juga menyatakan siap mengawal persoalan ini hingga ke pemerintah pusat bila Pemkot Pasuruan tak segera memberi klarifikasi terbuka.

    “Kalau pemerintah tetap bungkam, kami akan buktikan bahwa rakyat Pasuruan tidak bisa dibungkam. Kami akan buka semua datanya, sampai ke Jakarta,”tutup Habib M. Yusuf dengan nada tajam.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    DPRD dan Kejari Pasuruan Perkuat Sinergi Hukum Demi Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel

    Maret 3, 2026

    Udeng dan Kaweng Tengger Dikukuhkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional

    Februari 27, 2026

    Selama Ramadan, Wali Kota Pasuruan Pastikan Stok Bahan Pokok Aman dan Harga Terkendali

    Februari 20, 2026

    RSUD Grati Luncurkan Smart Operating Theatre, Layanan Bedah Kian Aman dan Terintegrasi

    Februari 19, 2026

    Jelang Ramadan 1447 H, Ketua DPRD Pasuruan Ajak Warga Jaga Kondusivitas dan Kebersamaan

    Februari 18, 2026

    Sambut Ramadan dan Hari Jadi Kota, Dispendikbud Pasuruan Gelar Lomba Mewarnai Anak TK

    Februari 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    Ratu ArifanzaApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar mengungkapkan efektivitas penggunaan…

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Tantangan Kepercayaan Warga Jadi Catatan DPRD

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,058 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.