Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Abdul Rohim Minta Kewenangan Damkar Diperkuat Lewat Perda Kebakaran

    September 2, 2026

    Wawali Dorong Pelatihan Vokasi Jadi Alternatif Pendidikan bagi Pemuda

    September 2, 2026

    Kualitas Udara Samarinda Memburuk, Dinkes Belum Wajibkan Masker dan Pantau PM2.5

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Program PKH Masih Terkendala Dengan Pendataan, Ini Kata Khairul Saleh
    Daerah

    Program PKH Masih Terkendala Dengan Pendataan, Ini Kata Khairul Saleh

    MartinusBy MartinusAgustus 7, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter – Nada – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Workshop Komplementaritas Program Keluarga Harapan Tahun 2019 digelar oleh Dinas Sosial Provinsi Kaltim di Meeting Room Hotel Harris, Rabu (07/08/2019).
    Acara bertajuk ‘Mempercepat Kemandirian Peserta Melalui Komplementaritas Program’ ini memiliki hubungan terkait Program Keluarga Harapan (PKH) : Meraih Keluarga Sejahtera. Acara dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim Khairul Saleh.

    Tujuan kegiatan ini untuk mensinergikan program PKH dengan program-program lain seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan tentunya merangkul Dinas Kesehatan.
    “Para instansi terkait sudah saling support, termasuk BPJS. Hanya saja sekarang ini yang menjadi problem adalah mengenai belum maksimalnya data yang masuk di Basis Data Terpadu (BDT),” terang Khairul.
    Jumlah penduduk miskin di Provinsi Kaltim masih cukup banyak, kesulitan yang dialami karena masyarakat masih belum sadar akan pentingnya Nomor Induk Kependudukan (NIK).
    “Banyak warga Kaltim yang masih belum memiliki KTP dan KK. Dinsos Provinsi mengalami kesulitan untuk menginput data ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di Jakarta,” tuturnya.
    Dari jumlah penduduk yang berkisar 3,5 juta, masih banyak yang belum terdata.
    “Anggaplah sekarang 0,6 persen dari jumlah penduduk Kaltim, sangat banyak yang belum tercover dan masyarakat yang belum dapat program PKH itu banyak yang protes,” lanjutnya.
    Salah satu cara untuk mendata masyarakat miskin ialah dengan menyebar modul atau kuisioner dimasing-masing Kecamatan yang harus diisi oleh masyarakat.
    “Jika pengisian modul sudah sesuai, persyaratan sudah terpenuhi, sudah bisa masuk. Tinggal menginput data ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), tapi harus menunggu karena antriannya cukup banyak,” tambahnya.
    Masalah yang dihadapi saat ini adalah keterlambatan memverifikasi data.
    “Modul ini disosialisasikan dengan cara disebar lewat Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pendamping PKH, sudah menyebar ke Kecamatan serta Kelurahan supaya masyarakat bisa di data dengan baik. Jangan sampai orang mampu di data juga,” katanya.
    Dalam program PKH itu ada istilah graduasi. Graduasi ini dilakukan selama 3 tahun.
    “Ketika selama 3 tahun ini, dilihat sudah mampu. Maka harus dilepas dari program PKH. Setelah dilepas, ini lah yang disebut dengan graduasi. Ada Kabupaten Kota yang melakukan langkah ekstrim dengan menempelkan stiker miskin rumah. Masyarakat yang mengikuti program PKH, ketika sudah dirasa mampu, maka stiker tersebut akan dilepas,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Abdul Rohim Minta Kewenangan Damkar Diperkuat Lewat Perda Kebakaran

    Andika SaputraSeptember 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Abdul Rohim,…

    Wawali Dorong Pelatihan Vokasi Jadi Alternatif Pendidikan bagi Pemuda

    September 2, 2026

    Kualitas Udara Samarinda Memburuk, Dinkes Belum Wajibkan Masker dan Pantau PM2.5

    September 2, 2026

    Anggaran Karhutla Dinilai Lebih Fokus Pemadaman, Sonny Dorong Penguatan Pencegahan

    September 2, 2026

    GPM TVRI Kaltim Jadi Ruang Belanja Hemat, Tekan Beban Pengeluaran Masyarakat

    September 2, 2026
    1 2 3 … 3,315 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.