Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kutim»Program Pembangunan Fisik Banyak Mandek, Ini Tanggapan Fraksi PDI Perjuangan
    DPRD Kutim

    Program Pembangunan Fisik Banyak Mandek, Ini Tanggapan Fraksi PDI Perjuangan

    SeliBy SeliJuli 17, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan pandangan umum terhadap Nota Penjelasan KUA dan PPAS Anggaran 2024 Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam Rapat Paripurna ke-18 Masa Sidang III DPRD Kutim, Senin (17/7/2023).

    Pandangan umum ini disampaikan Anggota Fraksi PDIP DPRD Kutim Faizal Rachman di hadapan Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang beserta Asisten Pemkesra Kutim Poniso Suryo Renggono serta Kepala OPD.

    Dalam penyampaian tersebut, Fraksi PDIP mengingatkan beberapa poin khususnya terhadap pelaksanaan program dan penyerapan APBD 2023 sebesar Rp5,9 triliun yang belum maksimal tapi malah menargetkan menjadi Rp8,1 triliun di 2024 mendatang.

    Fraksi PDIP berpandangan dengan nilai APBD 2023 tidak terlalu besar, Pemkab Kutim belum bisa memberikan yang maksimal pada masyarakat. Hingga saat ini masyarakat melewati jalan rusak yang memakan waktu cukup panjang untuk memperoleh pelayanan dan aktivitas ekonomi.

    Ia menanyakan tidak malukah pemerintah dengan APBD yang fantastis di tahun yang akan datang tapi masyarakat masih terus menderita dengan jalan berlumpur. Bahkan Tahun 2023, yang terdapat anggaran multi years sebesar 1,3 triliun, dan sampai bulan juli ini tidak ada perubahan fisik pembangunan.

    “Bahkan tidak ada satu koral pun yang melekat di jalan berlumpur itu, sementara masyarakat sudah menunggu bertahun-tahun dan para pejabat sibuk melakukan bimbingan teknis dan perjalanan keluar daerah,” tuturnya.

    Sementara itu beberapa lokasi daerah hingga saat ini masih gelap gulita karena belum menikmati sinar lampu PLN. Meski urusan penerangan adalah urusan pemerintah pusat tapi menurutnya pemerintah harus bisa mengupayakan persoalan itu agar segera diselesaikan, termasuk pemenuhan air bersih.

    “Kita hidup di daerah yang luar biasa, dimana APBD menggunung, tetapi masyarakat seringkali terlupakan. Ini adalah PR terbesar kita sebagai penyelenggara pemerintahan
    daerah, dan harus segera kita benahi dan perbaiki bersama,” ujarnya.

    Lanjutnya, jika tida ada upaya sampai kapanpun masalah ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah. Fraksi PDI Perjuangan mengkhawatirkan dengan semua ketidakmampuan itu akan memunculkan hashtag ganti bupati 2024.

    “Hashtag ini hanya kekhawatiran kami,” tandasnya.

    DPRD Faizal Rachman Kutim PDIP
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Helmi Soroti Pelayanan MPP, Dorong Kemudahan Izin bagi UKM

    April 1, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Lahan Kosong untuk Dukung Program MBG dan Ketahanan Pangan

    April 1, 2026

    Implementasi PP Tunas Jadi Sorotan, DPRD Kaltim Tekankan Peran Orang Tua dan Literasi Digital

    Maret 28, 2026

    PDIP Siapkan Kader Pilkada, Kepemimpinan Rudy Mas’ud Diminta Dievaluasi

    Maret 4, 2026

    KI Kaltim Dorong PPID Kecamatan dan Kelurahan Tingkatkan Pelayanan Informasi Publik

    Agustus 11, 2025

    PDIP Usung Konsep Trisakti untuk Keseimbangan Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan

    Juli 14, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.