Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    September 21, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda
    Kesehatan

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    IraBy IraJuli 13, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Samarinda, Ismid Kusasih (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terhadap penurunan angka stunting di daerah tersebut masih belum dapat diukur.

    Pasalnya, sasaran program selama ini, lebih banyak menyentuh anak sekolah dan belum secara khusus ditujukan untuk kelompok yang berisiko mengalami stunting.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismid Kusasih, menjelaskan, pelaksanaan MBG yang telah berjalan lebih dari satu tahun. Belum bisa dijadikan indikator penurunan stunting, karena cakupan penerima manfaatnya masih bersifat umum.

    “Kalau sekarang MBG masih menyasar anak sekolah secara umum, sehingga dampaknya terhadap stunting belum bisa dilihat. Belum bisa disampaikan apakah ada penurunan atau tidak,” ujarnya, Senin, 13 Juli 2026.

    Menurut Ismid, penilaian terhadap efektivitas program baru dapat dilakukan. Setelah sasaran MBG diarahkan kepada kelompok yang lebih spesifik, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi atau balita yang menjadi kelompok prioritas, dalam upaya pencegahan stunting.

    Ia mengatakan, mulai bulan ini pemerintah mulai memfokuskan pelaksanaan MBG kepada kelompok yang dikenal sebagai 3B, yakni ibu hamil (bumil), bayi, dan ibu menyusui.

    Kelompok tersebut dinilai menjadi sasaran paling strategis dalam memutus rantai stunting sejak masa awal kehidupan.

    “Dengan sasaran yang lebih tepat, nantinya dampak program terhadap penurunan stunting akan lebih mudah dievaluasi. Saat ini masih terlalu dini untuk menyimpulkan hasilnya,” katanya.

    Dinkes Samarinda pun akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program tersebut sembari menjalankan berbagai intervensi gizi lainnya sebagai bagian dari upaya menekan prevalensi stunting di Kota Tepian.

     

    Dinkes Samarinda Ismid Kusasih Program MBG Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Jalan Sedikit Sudah Tersengal? Waspadai Tanda Gagal Jantung

    September 21, 2026

    Kunjungan Poli Jantung RSUD IA Moeis Tembus 1.100, Klinik Gagal Jantung Diperkuat

    September 20, 2026

    Beban Penyakit Jantung Tinggi, RSUD IA Moies Samarinda Siapkan Layanan Khusus

    September 19, 2026

    Intrusi Air Laut Ganggu Distribusi, Dinkes Samarinda Imbau Air PDAM untuk MCK

    September 18, 2026

    Anak Usia Sekolah Terpapar HIV, Edukasi Pencegahan Akan Masuk Sekolah

    September 17, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    Ratu ArifanzaSeptember 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana pengembangan layanan angkutan taksi di Kota Samarinda tak langsung disambut dengan…

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026
    1 2 3 … 3,355 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.