Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aksi Disabilitas di Samarinda, Tuntut BST Dikembalikan dan Akses Kerja Diperluas

    April 21, 2026

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»PPKB Bontang Akan Kembangkan Masjid Ramah Anak
    Advertorial

    PPKB Bontang Akan Kembangkan Masjid Ramah Anak

    MartinusBy MartinusApril 30, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Dalam mendukung Kota Bontang menjadi Kota Layak Anak (KLA) Dinas Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Bontang, berencana untuk mengembangkan Masjid di Kota Bontang menjadi tempat ibadah ramah anak. Hal itu di sampaikannya kepada media, Selasa (30/4/2019).

    Menurut Plt, Kadis PPKB, Abdu Safa Muha, mengatakan, saat ini tempat ibadah masih banyak yang melakukan intimidasi ataupun bullying salah satunya masjid, kepada anak anak, hal ini dikarenakan banyak yang menganggap anak anak hanya akan mengganggu saat beribadah sehingga muncullah bullying.
    Kata, Abdu Safa, ada dua paham mengenai anak boleh bermain di dalam masjid dan perbedaan pemahaman itu berbahaya. Belum lagi, ketika ada anak salat di shaf depan yang kemudian ditarik oleh jamaah dewasa agar berada di shaf terakhir.

    “Ini tentu salah satu bentuk intimidasi. Jika tidak tahu nama, akan timbul bully, misalnya memanggilnya dengan sebutan sesuai tubuhnya gendut,” ungkapnya.

    Rencananya pihak PPKB akan memberikan edukasi terutama takmir masjid, jamaah, dan masyarakat. Safa menginginkan masjid sebagai simbol peradaban. Sebab, tak hanya tempat ibadah, masjid bisa menjadi tempat kesehatan, pendidikan, dan menyusun strategi. “Selama ini fungsinya hanya ibadah, setelah itu pintu masjid dikunci semua,” imbuhnya.

    Merubah anggapan tersebut, diakuinya tidaklah mudah, namun melalui edukasi diyakini lambat laun masjid bisa menjadi tempat ramah anak, jika hal itu terus dilakukan maka akan menyebabkan anak enggan pergi ke masjid dan bisa jadi terbiasa hingga ia dewasa hingga masjid menjadi sepi karena kurangnya keinginana anak pergi ke masjid.
    “Pertama tentu kami harus mengedukasi para mubalig, kami sudah berkoordinasi dengan Kemenag dan mereka menyambut baik,” jelas Plt Kadis PPKB Bontang Abdu Safa Muha.
    Menurutnya di Bontang hal tersebut sudah banyak terjadi, apalagi menjelang bulan suci ramadhan. Ia berharap masyarakat tidak lagi melakukan intimidasi kepada anak anak
    “Kami berharap intimidasi terhadap anak berkurang di tempat ibadah khususnya di Kota Bontang,” harapnya.(yulianti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aksi Disabilitas di Samarinda, Tuntut BST Dikembalikan dan Akses Kerja Diperluas

    Andika SaputraApril 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Puluhan penyandang disabilitas di Kalimantan Timur (Kaltim) turut ambil bagian dalam aksi…

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Andi Harun Tegaskan Polemik Mobil Dinas Sewa Ditangani Terbuka, Siap Diawasi KPK

    April 20, 2026
    1 2 3 … 3,064 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.