Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    Agustus 13, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kutim»Peserta BPJS Masuk RS Sangkulirang Dimintai Biaya, Faizal Minta Dinkes Usut
    DPRD Kutim

    Peserta BPJS Masuk RS Sangkulirang Dimintai Biaya, Faizal Minta Dinkes Usut

    SeliBy SeliJuli 17, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Faizal Rachman mengaku kecewa terhadap pelayanan kesehatan RS Sangkulirang terhadap salah satu peserta BPJS Kesehatan.

    Faizal menceritakan, pada awalnya seorang warga diketahui mendapat perawatan kesehatan di RS Sangkulirang. Warga ini belum masuk dalam penyertaan BPJS tapi atas bantuan Faizal Rahman hari kedua perawatan kepesertaan BPJS tersebut pun diterbitkan.

    Tapi sangat disayangkan pasca menjadi anggota BPJS, RS Sangkulirang menolak penggunaan BPJS itu untuk biaya pengobatan dengan dalih karena di awal belum masuk sebagai anggota BPJS.

    “Saya marah di sini, karena berdasarkan aturan sebelum hari ketiga bisa dialihkan dari perawatan mandiri jadi perawatan BPJS,” jelasnya kepada awak media, Senin (17/7/2023).

    Warga dibebankan biaya cukup besar selama perawatan dua hari di RS Muara Bengkal dengan kisaran menghabiskan anggaran Rp4,5 juta. Total biaya dihitung dari biaya rawat inap dan pengobatan dimana rumah sakit memberikan nota rawat inap kurang lebih sebesar Rp1,7 juta. Sementara biaya pengobatan diberikan secara cash yang di totalkan sekitar Rp 2,8 juta tanpa ada kwitansi yang diberikan oleh pihak dokter atau perawat.

    “Ketika mau aplikasikan obat, dibayarkan dulu dimuka baru diberi obat. Nilainya juga tidak sedikit. Sekali pengobatan sampai ratusan ribu,” terangnya.

    “Karena biaya yang cukup besar, akhirnya pasien minta pulang padahal belum sembuh. Ditakutkan biayanya makin besar masih rawat di rumah,” tuturnya.

    Faizal mengaku kesal dengan sistem rumah sakit seperti ini, sebab menurutnya pihak rumah sakit yang sudah kerja sama dengan pemerintah dan BPJS Kesehatan seharusnya menyediakan obat-obat yang diperlukan pasien secara gratis.

    Aturan pun membolehkan rumah sakit mengklaim pengobatan dari mandiri ke BPJS kesehatan, oleh sebab itu politisi PDIP itu, minta Direktur RS Sangkulirang dan Dinkes Kutim mengusut tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan pada warga ini.

    “Saya minta diusut, bahkan biaya yang dikeluarkan oleh warga harus dikembalikan bagaimana pun caranya mau patungan gaji atau seperti apa tapi yang jelas harus dikembalikan untuk Rp 1,7 juta,”tegasnya.

    “Karena ada buktinya, tapi untuk pengobatan kita tidak bisa nuntut karena kita kekurangan bukti,”sambungnya.

    BPJS DPRD Faizal Rachman Kutim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Tak Banyak Diketahui, BPJS Ketenagakerjaan Bantu Pekerja Beli Rumah hingga Rp500 Juta

    Agustus 12, 2026

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    Juli 30, 2026

    Program Gratispol BPJS Dinilai Belum Jelas, DPRD Samarinda Angkat Suara

    Maret 9, 2026

    Dinsos Samarinda Pastikan Layanan BPJS Tetap Berjalan Meski Ada Penyesuaian Data Peserta

    Maret 9, 2026

    Kepesertaan BPJS Samarinda Terancam Cut Off Jika Tak Capai 80 Persen Peserta Aktif

    Maret 9, 2026

    Ungkap Kelemahan BPJS, Bupati Edi Sebut Nyawa Manusia Lebih Utama

    April 22, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    R’syaAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mobil Donor Darah DORAMI RS IA Moeis Samarinda telah mengumpulkan sekitar 300…

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026
    1 2 3 … 3,275 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.