Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Perkuat Koordinasi Lintas Agama, Pemkot Samarinda Gandeng FKUB
    Pemerintah

    Perkuat Koordinasi Lintas Agama, Pemkot Samarinda Gandeng FKUB

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 3, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wawali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri saat di wawancarai, Senin, 3/8/2026. (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Tepian.

    Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengatakan, pertemuan bersama FKUB menjadi momentum untuk menyamakan persepsi terkait fungsi dan peran FKUB dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam kehidupan beragama.

    “Semoga forum ini nantinya bisa sejalan dengan Pemerintah Kota dan memberikan layanan kepada masyarakat Kota Samarinda dengan umat beragama yang berbagai macam,” ujar Saefuddin Zuhri, Senin, 3 Agustus 2026.

    Menurutnya, pertemuan tersebut juga dihadiri perwakilan dari seluruh agama. Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang telah dibangun dapat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diselesaikan dengan baik.

    Saefuddin menyebut koordinasi yang baik antarumat beragama dan pemerintah penting untuk mencegah munculnya perselisihan maupun perbedaan penafsiran terkait paham keagamaan yang tidak diinginkan.

    “Kalau sudah ada koordinasi, insyaallah mengurangi adanya perselisihan, penafsiran-penafsiran atau pemahaman yang tidak diinginkan,” katanya.

    Selain penguatan koordinasi, pembahasan juga menyentuh persoalan pembangunan rumah ibadah. Saefuddin menegaskan pembangunan rumah ibadah perlu melalui mekanisme dan rekomendasi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk rekomendasi dari FKUB.

    Sementara itu, Ketua FKUB Kota Samarinda Syaparuddin menyatakan optimistis Pemerintah Kota Samarinda akan memberikan dukungan terhadap kegiatan operasional FKUB.

    Dukungan tersebut sebelumnya disampaikan Wali Kota Samarinda Andi Harun di hadapan pengurus FKUB Provinsi dan FKUB Kota Samarinda dalam kegiatan sosialisasi hasil Rapat Koordinasi FKUB se-Kalimantan Timur (Kaltim).

    “Pak Wali sudah menyampaikan bahwa beliau akan membantu FKUB Kota Samarinda untuk kegiatan operasional. Insyaallah pemerintah kota akan membantu,” ujar Syaparuddin.

    Syaparuddin menegaskan dukungan anggaran bukan menjadi satu-satunya faktor dalam menjalankan tugas FKUB. Menurutnya, para pengurus yang merupakan tokoh lintas agama memiliki komitmen untuk tetap menjalankan amanah menjaga kerukunan umat beragama.

    Ia menjelaskan, tugas FKUB telah diatur dalam Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006. Salah satunya melakukan sosialisasi dan dialog mengenai kerukunan umat beragama serta memberikan rekomendasi terkait pendirian rumah ibadah.

    “Semua pengurus FKUB ini adalah tokoh-tokoh agama lintas agama dan sudah biasa bekerja dengan ikhlas. Anggaran itu tentu hanya sebagai support saja,” katanya.

    Menurutnya, menjaga kerukunan umat beragama tidak dapat hanya dibebankan kepada FKUB. Seluruh elemen masyarakat dan tokoh agama memiliki tanggung jawab bersama untuk menciptakan kehidupan beragama yang aman dan harmonis.

    “Untuk menciptakan kerukunan lintas agama tidak bisa hanya ditugaskan kepada FKUB. Ini tugas bersama seluruh elemen masyarakat dan seluruh tokoh agama,” tegasnya.

    Ia menilai kondisi kerukunan umat beragama di Samarinda sejauh ini berjalan dengan baik. Hubungan internal umat beragama, antarumat beragama maupun dengan pemerintah dinilai berlangsung harmonis.

    “Alhamdulillah selama ini dalam kondisi yang rukun, aman, suasananya cair dan baik. Internal agama, antaragama dan pemerintah, tiga komitmen itu berjalan dengan baik,” ungkapnya.

    Meski demikian, Syaparuddin mengingatkan agar kondisi tersebut tidak membuat seluruh pihak lengah. Samarinda sebagai kota yang memiliki masyarakat heterogen dengan keberagaman agama dan suku membutuhkan langkah mitigasi serta koordinasi yang berkelanjutan.

    “Kita tetap mengambil langkah-langkah mitigasi, terus memperkuat koordinasi dan membangun sinergi lintas Forkopimda,” pungkasnya.

    Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat akan terus diperkuat untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kerukunan antarumat beragama di Kota Samarinda.

     

    FKUB Kota Samarinda Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pemkot Samarinda Saefuddin Zuhri Wakil Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Prabowo Respons Kebutuhan Sumsel, 500 Sumur Bor dan APD Disiapkan

    Agustus 25, 2026

    Dermaga Harapan Baru Diproyeksikan Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

    Agustus 25, 2026

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    Beri Kelonggaran Sopir Truk ODOL, Andi Harun Berikan Tenggat 3 Bulan Jelang Pemblokiran BBM

    Agustus 24, 2026

    Lebih dari 200 Titik Api Terdeteksi, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana

    Agustus 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Ratu ArifanzaAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mencatat adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan…

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Prabowo Respons Kebutuhan Sumsel, 500 Sumur Bor dan APD Disiapkan

    Agustus 25, 2026
    1 2 3 … 3,297 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.