Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Perkuat Data dari Akar, BPS Samarinda Dorong Program Desa Cantik untuk Wujudkan Satu Data Indonesia
    Samarinda

    Perkuat Data dari Akar, BPS Samarinda Dorong Program Desa Cantik untuk Wujudkan Satu Data Indonesia

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 29, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto saat diwawancarai awak media (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penguatan tata kelola data di tingkat desa dan kelurahan menjadi fokus utama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda melalui program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda Supriyanto menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat implementasi kebijakan Satu Data Indonesia.

    Menurutnya program ini bertujuan membangun kesadaran aparatur desa dan kelurahan dalam mengelola data secara baik agar dapat dimanfaatkan dalam perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

    “Yang ingin kita bangun adalah kesadaran aparatur desa dan kelurahan dalam pengelolaan data, sehingga bisa dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan yang lebih tepat,” ujarnya, Rabu 29 April 2026.

    Ia menjelaskan dalam program tersebut BPS tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga meningkatkan kapasitas aparatur melalui literasi statistik.

    Mulai dari proses pengumpulan data, pengolahan, hingga penyajian dan pemanfaatan data menjadi fokus utama dalam pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

    “Prosesnya mulai dari pengumpulan data, pengolahan, sampai penyajian dan pemanfaatannya untuk perencanaan pembangunan,” jelasnya.

    Lebih lanjut Supriyanto menyebut indikator-indikator tersebut akan menjadi dasar penilaian dalam program Desa Cantik. Jika seluruh aspek terpenuhi maka desa atau kelurahan dinilai telah mampu mengelola data secara baik dan terstandarisasi.

    Ia menegaskan keberhasilan program ini akan berdampak besar terhadap integrasi data dari tingkat bawah hingga nasional.

    “Kalau di desa dan kelurahan sudah mampu menyediakan data yang terstandarisasi, maka di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga nasional data akan terkompilasi dengan baik dan tidak ada lagi perbedaan,” katanya.

    Menurutnya desa dan kelurahan merupakan level paling dasar dalam sistem data nasional, sehingga kualitas data di tingkat tersebut sangat menentukan kualitas data secara keseluruhan.

    Meski diakui bukan pekerjaan mudah, BPS tetap berkomitmen untuk terus membangun kesadaran aparatur dalam pengelolaan data.

    “Ini memang tidak mudah dan penuh tantangan, tapi kita akan terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan,” tegasnya.

    Program pembinaan Desa Cantik sendiri telah mulai dilaksanakan dan akan terus berjalan dengan dukungan sejumlah pihak, termasuk perangkat daerah terkait.

    Ke depan BPS bersama instansi pendukung akan merancang tahapan pembinaan secara sistematis, mulai dari peningkatan literasi hingga teknis pengumpulan data sesuai kebutuhan pemerintah daerah.

    “Semua akan kita desain mulai dari literasi, pengumpulan data, pengolahan, sampai penyajiannya agar sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026

    Gandeng Distributor Grosir, Bazar Sekolah Samarinda Ulu Permudah Wali Murid Penuhi Kebutuhan Sekolah

    Juli 10, 2026

    Satpol PP Akui Tak Bisa Bergerak Sendiri, Dukungan Polresta Dinilai Krusial Saat Penegakan Perda

    Juli 1, 2026

    Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Samarinda Komitmen Tingkatkan Profesionalisme

    Juli 1, 2026

    PT PSB Persilakan Sengketa Ketenagakerjaan hingga Dugaan Pelanggaran Diuji di Pengadilan

    Juni 30, 2026

    Blasting PT PSB Disorot, Warga Keluhkan Debu Ganggu Kesehatan Anak hingga Air Hujan

    Juni 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Nur AjijahJuli 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Angka prevalensi stunting di Kota Samarinda terus menunjukkan tren penurunan, dari 20…

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Korbankan Mutu Pendidikan Kaltim

    Juli 14, 2026
    1 2 3 … 3,213 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.