Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Pasuruan»Peringati Hari Amal Bhakti ke-80, Simbol Kepedulian terhadap Lingkungan
    Pasuruan

    Peringati Hari Amal Bhakti ke-80, Simbol Kepedulian terhadap Lingkungan

    Rahmat FGBy Rahmat FGNovember 11, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Pasuruan – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan menggelar kegiatan penanaman pohon matoa di Pondok Pesantren SPEAM, Karangketug, Selasa, 11 November 2025.

    Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus bentuk pengamalan nilai keagamaan dalam menjaga bumi. Acara terselenggara melalui kolaborasi antara Kemenag Kota Pasuruan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Pemerintah Kota Pasuruan, dan Pondok Pesantren SPEAM. Sejumlah unsur masyarakat, lembaga pendidikan, serta tokoh lintas agama turut berpartisipasi.

    Kepala Kantor Kemenag Kota Pasuruan, H. Rasyidi, mengatakan penanaman pohon matoa menjadi momentum untuk menanam kebaikan dan menjaga keseimbangan alam.

    “Menanam bukan hanya soal pohon, tapi juga tentang menumbuhkan kesadaran moral untuk menjaga bumi yang kita tempati bersama,” ujar Rasyidi.

    Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin Firdausi Nuzula, dilanjutkan sambutan dari berbagai pihak. Suasana berlangsung khidmat dan hangat, mencerminkan semangat kebersamaan lintas lembaga.

    Tuan rumah dari PD Muhammadiyah Kota Pasuruan, H. Abu Nasir, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kemenag yang mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata dalam pelestarian alam.

    Sementara itu, Ketua FKUB Kota Pasuruan, H. Ma’mur Salim, menekankan pentingnya kolaborasi lintas agama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

    “Kerukunan tidak hanya diwujudkan lewat doa bersama, tapi juga dalam kerja nyata menjaga ciptaan Tuhan,” katanya.

    Ketua DPRD Kota Pasuruan, H. M. Toyib, menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan penghijauan tersebut. Ia menilai program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas lingkungan dan menghadirkan udara yang lebih bersih bagi masyarakat.

    Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, dalam arahannya menyebut penanaman pohon sebagai bagian dari makna eko-teologi, yakni pemahaman bahwa manusia memiliki tanggung jawab spiritual dalam menjaga keseimbangan alam.

    “Menjaga alam berarti menjaga kehidupan. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tugas moral kita semua,” ujar Adi.

    Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pasuruan, H. Ahmad Marzuki. Ia memohon agar kegiatan tersebut membawa keberkahan dan menjadi langkah awal bagi gerakan penghijauan berkelanjutan di Kota Pasuruan.

    Dengan tema “Bersama Menanam Kebaikan Menuju Bumi yang Lebih Sehat”, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan serta menumbuhkan kesadaran ekologis di tengah pesatnya pembangunan kota.

     

     

    • Beta

    Beta feature

     

    • Beta

    Beta feature

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    DPRD dan Kejari Pasuruan Perkuat Sinergi Hukum Demi Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel

    Maret 3, 2026

    Udeng dan Kaweng Tengger Dikukuhkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional

    Februari 27, 2026

    Selama Ramadan, Wali Kota Pasuruan Pastikan Stok Bahan Pokok Aman dan Harga Terkendali

    Februari 20, 2026

    RSUD Grati Luncurkan Smart Operating Theatre, Layanan Bedah Kian Aman dan Terintegrasi

    Februari 19, 2026

    Jelang Ramadan 1447 H, Ketua DPRD Pasuruan Ajak Warga Jaga Kondusivitas dan Kebersamaan

    Februari 18, 2026

    Sambut Ramadan dan Hari Jadi Kota, Dispendikbud Pasuruan Gelar Lomba Mewarnai Anak TK

    Februari 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    Ratu ArifanzaApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar mengungkapkan efektivitas penggunaan…

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Tantangan Kepercayaan Warga Jadi Catatan DPRD

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,058 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.