Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Peringatan Hari Ibu Jadi Momentum Pemberdayaan, Sekda Kaltim Dorong Perempuan Aktif Berkarya
    Diskominfo Kaltim

    Peringatan Hari Ibu Jadi Momentum Pemberdayaan, Sekda Kaltim Dorong Perempuan Aktif Berkarya

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 16, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni menegaskan peringatan Hari Ibu tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk menegaskan perhatian negara terhadap peran perempuan agar mendapatkan ruang, kesempatan, serta dukungan yang setara untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan.

    Menurut Sri Wahyuni, komitmen pemerintah dalam pemberdayaan perempuan tercermin melalui berbagai kebijakan, mulai dari pembentukan kementerian khusus hingga pengaturan urusan perempuan dalam regulasi pemerintah daerah. Hal tersebut menjadi bukti bahwa perempuan memiliki posisi strategis dan setara dalam kehidupan sosial maupun pembangunan.

    “Peringatan Hari Ibu ini bukan hanya kumpul-kumpul organisasi atau seremoni semata. Kita berharap momentum ini dapat meningkatkan kesadaran perempuan agar terhindar dari kekerasan, sekaligus menyadari bahwa perempuan bisa maju dan berkarya jika mau berusaha,” ujar Sri Wahyuni, Selasa, 16 Desember 2025

    Ia menambahkan, isu kesetaraan gender sejatinya bukan hal baru, namun ketimpangan masih kerap ditemui di berbagai sektor. Karena itu, peringatan Hari Ibu dinilai menjadi ruang strategis untuk terus menggaungkan pentingnya kesetaraan dan pemberdayaan perempuan, khususnya melalui keterlibatan aktif dalam organisasi.

    “Perempuan yang berorganisasi atau berasosiasi menunjukkan proses aktualisasi diri. Duduk bersama, berdiskusi, dan saling menguatkan adalah bagian penting dari pemberdayaan,” katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Sri Wahyuni juga mengapresiasi kreativitas perempuan yang ditampilkan melalui kegiatan bazar tahunan. Ia menilai, dari tahun ke tahun terlihat peningkatan kualitas karya para ibu, mulai dari produk kerajinan hingga inovasi kreatif, seperti pemanfaatan motif kain batik menjadi aksesori dan suvenir.

    “Kita melihat ibu-ibu terus berkarya dan berkreasi. Ini patut dihargai karena menunjukkan bahwa perempuan mampu menghasilkan karya yang bernilai,” tuturnya.

    Selain membahas isu pemberdayaan perempuan, Sri Wahyuni turut menyampaikan perkembangan serapan anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun 2025. Hingga pertengahan tahun, serapan anggaran tercatat sekitar 83 persen, sementara realisasi keuangan berada di kisaran 75 persen.

    Ia menjelaskan, proses pembayaran kegiatan masih berlangsung karena sebagian paket pekerjaan menggunakan mekanisme pembayaran langsung yang diselesaikan hingga akhir Desember. Oleh karena itu, angka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) belum dapat ditentukan.

    “Silpa belum bisa dipastikan sekarang karena masih menunggu seluruh pekerjaan selesai sampai 31 Desember. Setelah itu baru bisa diketahui angka pastinya,” jelasnya.

    Terkait target Silpa, Sri Wahyuni menyebut pemerintah berupaya menekan seminimal mungkin. Namun, terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi, seperti pekerjaan yang tidak dapat dilaksanakan, sisa hasil lelang, serta efisiensi anggaran.

    “Kami terus berupaya, tetapi banyak faktor yang memengaruhi. Jadi angka pastinya masih belum bisa ditentukan,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    SittiMei 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum syukur dan…

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026

    Mengapa Bekas Luka Bisa Menonjol dan Tak Hilang? Ini Penjelasan Medis tentang Keloid

    Mei 30, 2026

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026
    1 2 3 … 3,111 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.