Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Soal Pajak hingga Penyalahgunaan Dana, DPD RI Siap Libatkan BPK

    September 5, 2026

    Seno Aji Bawa Semangat Pembinaan Pencak Silat Kaltim ke Rakernas IPSI 2026

    September 5, 2026

    Dashboard Digital Proyek Samarinda Bakal Tampilkan Deviasi hingga Mutu Pekerjaan

    September 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Pemuda Bukuan Buat Disinfektan Herbal Ramah Lingkungan
    Daerah

    Pemuda Bukuan Buat Disinfektan Herbal Ramah Lingkungan

    AdminBy AdminApril 4, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Dina – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Berawal dari kegemaran membaca tentang tanaman atsiri. Rahman tertarik membuat disinfektan dari bahan tersebut dijadikan disinfektan. Sejak adanya kabar penyebaran virus corona (Covid-19), pemuda Bukuan ini makin sering membuat disinfektan berbahan atsiri, ungkapnya kepada Insitekaltim.com, Sabtu (4/4/2020).
     
    Kader Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Bukuan, Rahmanur Hakim, menyampaikan masyarakat Bukuan lebih senang penyemprotan disinfektan dari bahan atsiri, ketimbang yang sudah jadi.
    “Pemerintah menggunakan bahan kimia seperti bayclin, wippol dan lain-lain. Memang bahannya tidak susah. Banyak dijual di warung-warung. Namun perlu diketahui juga, bahaya disinfektan berbahan kimia itu,” ujarnya.
    Rahman menjelaskan, jika ingin membuat disinfektan dari bahan tanaman juga sangat banyak dan mudah ditemukan. Seperti daun sirih, serei, jeruk nipis, daun sirsak, kemangi, masih banyak lagi tanaman mengandung zat yang bisa mematikan virus.
    “Saat saya menawarkan disinfektan herbal ramah lingkungan. Alhamdulillah banyak didukung oleh masyarakat serta dosen-dosen, yang memang mengerti kandungan-kandungan yang ada didalamnya,” ungkapnya.
    Pembuatan disinfektan dari atsiri ini sangat gampang. Tumbuhan diendapkan dengan air bersih kemudian direbus. Nah, rebusan itu disuling. Hasil sulingan itu dijadikan disinfektan.
    Hingga saat ini sudah beberapa tempat disemprot dengan disinfektan buatannya. Ada juga beberapa dinas, salah satunya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD). Kawasan RT 33, 46 Bukuan, serta beberapa tempat lain sesuai permintaan.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    Bayu Surya Nahkodai JMSI Kaltim, Siap Teruskan Jejak Mohammad Sukri

    Juni 8, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Soal Pajak hingga Penyalahgunaan Dana, DPD RI Siap Libatkan BPK

    Ratu ArifanzaSeptember 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Indikasi penyalahgunaan dana, persoalan pajak, hingga pengelolaan keuangan yang bermasalah di daerah…

    Seno Aji Bawa Semangat Pembinaan Pencak Silat Kaltim ke Rakernas IPSI 2026

    September 5, 2026

    Dashboard Digital Proyek Samarinda Bakal Tampilkan Deviasi hingga Mutu Pekerjaan

    September 5, 2026

    Kemarau Panjang Bikin Mahulu Waspada, Pemprov Kaltim Salurkan 52 Ton Beras

    September 5, 2026

    Weekend Sendiri, Kenapa Tidak?

    September 5, 2026
    1 2 3 … 3,321 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.