Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    Oktober 20, 2026

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Pemuda Bukuan Buat Disinfektan Herbal Ramah Lingkungan
    Daerah

    Pemuda Bukuan Buat Disinfektan Herbal Ramah Lingkungan

    AdminBy AdminApril 4, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Dina – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Berawal dari kegemaran membaca tentang tanaman atsiri. Rahman tertarik membuat disinfektan dari bahan tersebut dijadikan disinfektan. Sejak adanya kabar penyebaran virus corona (Covid-19), pemuda Bukuan ini makin sering membuat disinfektan berbahan atsiri, ungkapnya kepada Insitekaltim.com, Sabtu (4/4/2020).
     
    Kader Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Bukuan, Rahmanur Hakim, menyampaikan masyarakat Bukuan lebih senang penyemprotan disinfektan dari bahan atsiri, ketimbang yang sudah jadi.
    “Pemerintah menggunakan bahan kimia seperti bayclin, wippol dan lain-lain. Memang bahannya tidak susah. Banyak dijual di warung-warung. Namun perlu diketahui juga, bahaya disinfektan berbahan kimia itu,” ujarnya.
    Rahman menjelaskan, jika ingin membuat disinfektan dari bahan tanaman juga sangat banyak dan mudah ditemukan. Seperti daun sirih, serei, jeruk nipis, daun sirsak, kemangi, masih banyak lagi tanaman mengandung zat yang bisa mematikan virus.
    “Saat saya menawarkan disinfektan herbal ramah lingkungan. Alhamdulillah banyak didukung oleh masyarakat serta dosen-dosen, yang memang mengerti kandungan-kandungan yang ada didalamnya,” ungkapnya.
    Pembuatan disinfektan dari atsiri ini sangat gampang. Tumbuhan diendapkan dengan air bersih kemudian direbus. Nah, rebusan itu disuling. Hasil sulingan itu dijadikan disinfektan.
    Hingga saat ini sudah beberapa tempat disemprot dengan disinfektan buatannya. Ada juga beberapa dinas, salah satunya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD). Kawasan RT 33, 46 Bukuan, serta beberapa tempat lain sesuai permintaan.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    Bayu Surya Nahkodai JMSI Kaltim, Siap Teruskan Jejak Mohammad Sukri

    Juni 8, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    AminahOktober 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) masih perlu…

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026

    Sri Puji Nilai PJJ akibat Karhutla Belum Efektif bagi Semua Siswa

    Oktober 20, 2026

    Borneo FC Menang di AFC Challenge League, Pemkot Samarinda Dorong Kemajuan Sepak Bola Daerah

    Oktober 20, 2026
    1 2 3 … 3,395 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.