Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) menjadi gerakan yang mampu membangun budaya hidup bersih dan tertib di tengah masyarakat, bukan sekadar kegiatan gotong royong yang bersifat seremonial.
Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kaltim Abdul Muis mengatakan, Gerakan Indonesia ASRI merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat dalam mendukung Program Bersih Nasional. Karena itu, pelaksanaannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar kegiatan gotong royong, tetapi menjadi momentum membangun budaya hidup bersih dan tertib melalui kolaborasi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat,” ujarnya, Selasa, 7 Juli 2026.
Ia menjelaskan, sinergi menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan gerakan tersebut. Keterlibatan perangkat daerah, TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, organisasi kemasyarakatan, hingga unsur perlindungan masyarakat diperlukan agar kegiatan berjalan efektif sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kebersihan, ketertiban dan kelestarian lingkungan.
Ia mengatakan Satpol PP Kota Samarinda akan melakukan pengawalan dan monitoring kegiatan, sementara pemerintah kecamatan dan kelurahan bertanggung jawab mengoordinasikan partisipasi masyarakat serta menentukan titik pelaksanaan.
Sementara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim dan Kota Samarinda akan mendukung pengelolaan sampah hasil gotong royong.
Di sisi lain, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim menyiapkan dukungan publikasi, dokumentasi, siaran langsung, hingga fasilitas telekonferensi.
Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama puskesmas juga akan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, sedangkan PMI Kota Samarinda mendukung kegiatan donor darah dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM memfasilitasi pasar murah.
Gerakan Indonesia ASRI dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026 dan dipusatkan di kawasan Taman Samarendah, Samarinda. Selain aksi bersih-bersih dan gotong royong, kegiatan akan dirangkai dengan senam bersama, penanaman pohon, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Satpol PP Provinsi Kaltim akan menyampaikan surat kepada seluruh perangkat daerah dan instansi terkait untuk memastikan dukungan personel, sarana dan prasarana, armada pengangkut sampah, pengaturan lalu lintas, hingga kehadiran pimpinan daerah pada pelaksanaan kegiatan.
Melalui Gerakan Indonesia ASRI, Pemprov Kaltim berharap kolaborasi lintas sektor dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat bahwa menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu menjadi bagian dari budaya hidup sehari-hari.

