Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas
    Samarinda

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 10, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun saat memberikan keterangan pers.(Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu, tepatnya setiap Jumat. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

    Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebutkan, kebijakan ini tidak hanya sebatas formalitas, tetapi dirancang dengan sistem pemantauan berbasis teknologi.

    “Kita membuat dashboard monitoring WFH yang bisa memantau secara real-time,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi di Gedung Arutala Lt. 4 Bapperida, Jumat, 10 April 2026.

    Ia menjelaskan, terdapat empat tujuan utama penerapan WFH tersebut, yakni meningkatkan kepatuhan terhadap kebijakan nasional, menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM), mengurangi emisi, serta menekan penggunaan kendaraan dinas.

    Untuk memastikan efektivitas, pemkot menerapkan sistem absensi berbasis geotagging yang dilakukan tiga kali dalam sehari dari rumah masing-masing pegawai.

    “Kalau ada yang menggunakan fake GPS atau tidak benar melakukan absensi dari rumah, itu termasuk pelanggaran disiplin berat,” tegasnya.

    Selain itu, data yang dikumpulkan juga mencakup jarak tempuh rumah ke kantor serta jenis kendaraan yang digunakan, baik kendaraan dinas maupun pribadi. Data tersebut kemudian dikonversi untuk menghitung potensi penghematan BBM dan pengurangan emisi.

    “Kalau mobil rata-rata 1 liter untuk 10 kilometer, berarti pulang-pergi sekitar 2 liter per orang. Ini yang kita hitung secara sistematis,” jelasnya.

    Dalam pelaksanaannya, sebanyak 50 persen pegawai akan menjalani WFH setiap Jumat. Namun, sejumlah instansi dikecualikan, seperti UPTD Dinas Pendidikan (sekolah), UPTD Dinas Kesehatan (puskesmas dan rumah sakit), serta beberapa organisasi perangkat daerah lainnya.

    Menariknya, dashboard pemantauan ini juga akan dibuka untuk publik dan media. Masyarakat nantinya dapat melihat langsung data penghematan BBM, penurunan emisi, hingga konversi dalam nilai rupiah.

    “Kita ingin ini bukan hanya kepatuhan institusional, tapi juga menggugah kesadaran. Dan kesadaran itu harus bisa diukur dan diuji, termasuk oleh publik,” katanya.

    Meski demikian, Pemkot tetap menjaga privasi pegawai dengan tidak menampilkan lokasi rumah secara detail kepada publik, sesuai ketentuan Undang-Undang ITE.

    “Kecuali lokasi rumah, itu tidak kita tampilkan. Tapi data lain seperti pemakaian BBM dan jenis kendaraan bisa diakses,” tambahnya.

    Pemkot Samarinda mengklaim sistem monitoring WFH berbasis dashboard real-time ini menjadi yang pertama diterapkan di Indonesia.

    Andi Harun BBM Kemendagri Pemkot Samarinda WFH
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026

    Polresta Samarinda Bangun Jembatan Merah Putih, Permudah Akses Warga Sempaja Utara

    April 9, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut 12 SPPG Dihentikan Sementara, Pengawasan Libatkan Lintas Instansi

    April 9, 2026

    Soal Parkir Langganan, Dishub Tekan Jukir Liar hingga Atur Kendaraan Tanpa Garasi

    April 9, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    Andika SaputraApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda secara tegas menolak kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur…

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026

    Wawali Samarinda Dorong Perluasan Sekolah Lansia, Tekankan Pentingnya Kepedulian Keluarga

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.