Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    Agustus 15, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Pemkot Samarinda Diminta Evaluasi Kinerja Perusda
    DPRD Samarinda

    Pemkot Samarinda Diminta Evaluasi Kinerja Perusda

    LarasBy LarasMei 26, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Lailah Fatihah Anggota Komisi II DPRD Samarinda
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Meskipun pendapatan asli daerah (PAD) Kota Samarinda mengalami peningkatan signifikan, namun ada kekhawatiran terhadap kontribusi perusahaan milik Pemerintah Kota Samarinda terhadap kas daerah.

    Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Laila Fatihah mengatakan tidak semua perusahaan daerah (perusda) yang telah berubah status menjadi perusahaan umum daerah (perumda) memberikan kontribusi PAD.

    “Kami Komisi II,  masih menunggu perusda-perusda kita sehat,” kata Laila Fatihah Rabu (25/5/2023).

    Menurutnya, Perumda Tirta Kencana sebelumnya telah memberikan kontribusi PAD pada tahun 2019, namun belum memberikan kontribusi pada tahun-tahun terakhir. Hal serupa juga terjadi pada Perumda Varia Niaga dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

    “Kemarin hanya Perumda Tirta Kencana dan BPR. Untuk Perusda Varia Niaga masih kami pertanyakan,” tanyanya.

    Komisi II DPRD Samarinda secara berkala melakukan evaluasi terhadap masing-masing perumda, terutama Perumda Varia Niaga yang mendapatkan perhatian khusus karena dianggap memiliki banyak perencanaan bisnis. Namun, hasil dari evaluasi tersebut baru akan terlihat pada tahun mendatang.

    “Kami tetap lakukan evaluasi, dan mempertanyakan sejauh mana kontribusi mereka (perusda) kepada PAD kita,” terang politikus PPP ini.

    Laila mengkritik kurangnya fokus Perumda Varia Niaga pada satu bidang bisnis. Meskipun ia tidak mempermasalahkan banyaknya perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan ini. Ia berpendapat bahwa perusahaan tersebut seharusnya menjadi penyedia alternatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah fenomena inflasi. Sebagai contoh, perusahaan tersebut dapat menjalin kerja sama dengan distributor untuk mencegah kelangkaan barang pokok seperti minyak dan beras.

    “Seharusnya, Varian Niaga ini fokus dulu. Apalagi menghadapi fenomena inflasi,” tegasnya.

    Penetapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Samarinda tahun 2023 sebesar Rp3,9 triliun telah memberikan harapan baru bagi pembangunan. Selain itu, PAD juga mengalami peningkatan signifikan mencapai Rp747 miliar. Namun, sebagian besar PAD tersebut berasal dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat, seperti bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pajak penerangan jalan, pajak bumi bangunan (PBB), serta pajak hotel dan restoran.

    Dengan demikian, Pemerintah Kota Samarinda perlu memastikan bahwa perusahaan milik daerah memberikan kontribusi yang maksimal terhadap PAD dan kas daerah.

    “Evaluasi yang dilakukan oleh Komisi II DPRD Samarinda terhadap perumda, khususnya Perumda Varia Niaga, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kontribusi perusahaan tersebut,”tandasnya.

    Komisi II Laila Fatihah PAD Perusda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    R’syaAgustus 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pernah membuka media sosial tanpa tujuan, menggulir layar dari satu unggahan ke…

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,279 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.