Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Pemkot Samarinda Diminta Evaluasi Kinerja Perusda
    DPRD Samarinda

    Pemkot Samarinda Diminta Evaluasi Kinerja Perusda

    LarasBy LarasMei 26, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Lailah Fatihah Anggota Komisi II DPRD Samarinda
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Meskipun pendapatan asli daerah (PAD) Kota Samarinda mengalami peningkatan signifikan, namun ada kekhawatiran terhadap kontribusi perusahaan milik Pemerintah Kota Samarinda terhadap kas daerah.

    Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Laila Fatihah mengatakan tidak semua perusahaan daerah (perusda) yang telah berubah status menjadi perusahaan umum daerah (perumda) memberikan kontribusi PAD.

    “Kami Komisi II,  masih menunggu perusda-perusda kita sehat,” kata Laila Fatihah Rabu (25/5/2023).

    Menurutnya, Perumda Tirta Kencana sebelumnya telah memberikan kontribusi PAD pada tahun 2019, namun belum memberikan kontribusi pada tahun-tahun terakhir. Hal serupa juga terjadi pada Perumda Varia Niaga dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

    “Kemarin hanya Perumda Tirta Kencana dan BPR. Untuk Perusda Varia Niaga masih kami pertanyakan,” tanyanya.

    Komisi II DPRD Samarinda secara berkala melakukan evaluasi terhadap masing-masing perumda, terutama Perumda Varia Niaga yang mendapatkan perhatian khusus karena dianggap memiliki banyak perencanaan bisnis. Namun, hasil dari evaluasi tersebut baru akan terlihat pada tahun mendatang.

    “Kami tetap lakukan evaluasi, dan mempertanyakan sejauh mana kontribusi mereka (perusda) kepada PAD kita,” terang politikus PPP ini.

    Laila mengkritik kurangnya fokus Perumda Varia Niaga pada satu bidang bisnis. Meskipun ia tidak mempermasalahkan banyaknya perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan ini. Ia berpendapat bahwa perusahaan tersebut seharusnya menjadi penyedia alternatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah fenomena inflasi. Sebagai contoh, perusahaan tersebut dapat menjalin kerja sama dengan distributor untuk mencegah kelangkaan barang pokok seperti minyak dan beras.

    “Seharusnya, Varian Niaga ini fokus dulu. Apalagi menghadapi fenomena inflasi,” tegasnya.

    Penetapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Samarinda tahun 2023 sebesar Rp3,9 triliun telah memberikan harapan baru bagi pembangunan. Selain itu, PAD juga mengalami peningkatan signifikan mencapai Rp747 miliar. Namun, sebagian besar PAD tersebut berasal dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat, seperti bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pajak penerangan jalan, pajak bumi bangunan (PBB), serta pajak hotel dan restoran.

    Dengan demikian, Pemerintah Kota Samarinda perlu memastikan bahwa perusahaan milik daerah memberikan kontribusi yang maksimal terhadap PAD dan kas daerah.

    “Evaluasi yang dilakukan oleh Komisi II DPRD Samarinda terhadap perumda, khususnya Perumda Varia Niaga, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kontribusi perusahaan tersebut,”tandasnya.

    Komisi II Laila Fatihah PAD Perusda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Hampir 20 Tahun STS Berjalan, DPRD Kaltim Ancam Ubah Kawasan Jadi Zona Nelayan

    September 17, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    AminahSeptember 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebutuhan Pertalite di Kalimantan Timur (Kaltim) jauh lebih besar dibandingkan kuota yang…

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,370 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.