Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026

    Fokus Bisnis Dipertanyakan, DPRD Samarinda Desak Varia Niaga Tingkatkan Kontribusi PAD

    Mei 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Pemkab Kutim Naikkan Bosda Pendidikan Dasar, Agusriansyah Beri Apresiasi
    DPRD Kaltim

    Pemkab Kutim Naikkan Bosda Pendidikan Dasar, Agusriansyah Beri Apresiasi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 9, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur Agusriansyah Ridwan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur Agusriansyah Ridwan mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) yang telah meningkatkan alokasi Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) bagi siswa tingkat SD dan SMP. Menurutnya, kebijakan ini merupakan bentuk nyata komitmen daerah dalam mendukung wajib belajar 9 tahun dan menjawab tantangan pendidikan dasar di wilayah Kutim.

    Hal ini disampaikan Agusriansyah usai menghadiri Rapat Paripurna ke-22 di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Rabu, 8 Juli 2025. Ia menyebutkan bahwa Pemkab Kutim telah menaikkan nilai Boada menjadi Rp1 juta per siswa untuk tingkat SD dan Rp1,5 juta untuk tingkat SMP.

    “Ada peningkatan bantuan Bosda, yaitu Rp1 juta per siswa untuk SD dan Rp1,5 juta untuk SMP. Ini di luar dari bantuan seragam sekolah dan kebutuhan lainnya. Saya kira ini langkah positif yang patut diapresiasi,” ungkapnya.

    Agusriansyah menekankan bahwa beasiswa semacam Bosda sangat penting bagi siswa dari keluarga kurang mampu, terutama di daerah-daerah yang akses pendidikan dan perekonomiannya masih terbatas. Ia juga berharap peningkatan ini bisa berdampak langsung pada menurunnya angka anak tidak sekolah di Kutim.

    “Dengan adanya Bosda yang diperkuat, harapannya tak ada lagi alasan bagi orang tua untuk tidak menyekolahkan anaknya karena alasan biaya. Kita ingin semua anak usia sekolah di Kutim bisa mengakses pendidikan dasar secara layak,” jelasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Agusriansyah menegaskan bahwa program Bosda merupakan inisiatif dan tanggung jawab pemerintah kabupaten. Ia membedakan program ini dengan Gratispol, program pendidikan gratis milik Pemprov Kaltim yang menyasar jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi.

    “Program Gratispol itu dari provinsi, untuk SMA/SMK dan pendidikan tinggi. Jadi tidak berkaitan langsung dengan SD dan SMP. Justru Bosda ini yang jadi tulang punggung pendidikan dasar di Kutim,” katanya.

    Meski demikian, ia menilai peningkatan Bosda ini belum cukup jika tidak dibarengi dengan upaya menyeluruh untuk menangani hambatan lain dalam dunia pendidikan, terutama terkait infrastruktur dan akurasi data siswa.

    Agusriansyah menutup pernyataannya dengan harapan agar peningkatan dana Bosda ini menjadi langkah awal dari perbaikan menyeluruh di sektor pendidikan dasar di Kutim.

    “Langkah Pemkab Kutim sudah baik. Tapi ini harus dibarengi dengan pembenahan lainnya agar benar-benar menjawab persoalan di lapangan. Kita ingin semua anak di Kutim punya akses pendidikan yang adil dan bermutu,” pungkasnya.

    Agusriansyah Ridwan Bosda Pendidikan Pemkab Kutim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Ratu ArifanzaMei 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah bayang-bayang perlambatan sektor batu bara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur…

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026

    Fokus Bisnis Dipertanyakan, DPRD Samarinda Desak Varia Niaga Tingkatkan Kontribusi PAD

    Mei 8, 2026

    Seribu Rumah Seribu Harapan, Kaltim Gaspol Perbaiki Hunian Warga di 2026

    Mei 7, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026
    1 2 3 … 3,089 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.