Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Akhir Pekan Berakhir, Kecemasan Datang? Kenali Fenomena Sunday Blues

    Mei 31, 2026

    Dari Tanah ke Kehidupan, Seni Bertani yang Menghidupi Negeri

    Mei 31, 2026

    Muswil KKSS Kaltim Kian Sengit, Ridwan Tasa dan Muhammad Nasir Adu Kuat Rebut Dukungan BPD

    Mei 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Pemindahan IKN Siapa yang Diuntungkan?
    Diskominfo Kaltim

    Pemindahan IKN Siapa yang Diuntungkan?

    MartinusBy MartinusMaret 12, 202303 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda– Guru Besar Universitas Airlangga Surabaya Prof Bagong Suyanto mempertanyakan pemindahan IKN sebenarnya untuk siapa ?. Apakah orang-orang yang nanti pindah ke IKN itu adalah orang-orang yang punya empati untuk warga lokal dan siapakah sebenarnya yang diuntungkan dari pemindahan IKN itu sendiri.

    “Ini kan lokasi dipindah, tapi apakah ada jaminan yang lebih subtansial menyangkut keputusan-keputusan politiknya. Apakah pejabat Jakarta bisa empati?” tanya Bagong.

    Menurutnya, penjelasan tentang bangunan-bangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang saat ini sudah berproses hanya simbol, dimana nantinya bangunan-bangunan megah itu akan diisi oleh pegawai dan pejabat-pejabat dari Jakarta.

    Sebagai informasi, ia menjadi pemateri pada sesi kedua dalam Sidang Tahunan Majelis Utama Himpunan Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) yang dibuka Gubernur Kaltim Isran Noor di Ruang Prof Masjaya Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Sabtu (11/3/2023).

    Dosen yang sudah 34 tahun mengasuh mata kuliah kemiskinan, kesenjangan dan ketidakadilan itu mengungkapkan bahwa setiap ada program ataupun perubahan oleh pemerintah, kelompok miskin akan selalu bertanya, siapa sebenarnya yang diuntungkan?Sama halnya dengan pemindahan IKN ini.

    Sehingga ia menyebut, jangan sampai kehadiran IKN hanya akan membuat penduduk lokal semakin tersisih. Ia kemudian memberi contoh Taman Bungkul di Surabaya.

    Dengan perubahan yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya, Taman Bungkul sekarang menjadi tempat yang indah, nyaman dan disukai masyarakat dimana penikmat Taman Bungkul yang sekarang lebih banyak orang-orang kelas menengah ke atas. Namun para pedagang kaki lima yang dulu bebas berjualan di sana dan sekarang justru dilarang merasa kecewa dengan perubahan tersebut.

    Kemudian Kabupaten Malang yang dikenal dengan buah apelnya. Ia menjelaskan, ketika pintu investasi dibuka, lahan-lahan buah apel di sana banyak disewa oleh orang-orang kaya dari Surabaya dan pemerintah memberi banyak kemudahan.

    Contoh lainnya juga terjadi di Pare. Bagong mengatakan, mulai dari pemilik kost, laundry dan usaha lainnya sekarang banyak yang datang dari Surabaya dan Jakarta. Sementara penduduk lokal Pare justru semakin tersisih.

    “Di IKN pun bisa sama. Pemerintah membuka pintu investasi seluas-luasnya. Lalu, bagaimana dengan investasi Kalimantan, bagaimana penduduk lokal?” tanya Bagong lagi.

    Merespon hal itu, Gubernur Kaltim Isran Noor memberikan apresiasi tinggi dan memuji penjelasan Prof Bagong harus menjadi referensi dasar dan penting bagi negara, pemerintah, otorita juga gubernur.

    Isran menegaskan, prinsip dasar pemindahan IKN adalah pemerataan dan keadilan. Namun ia menyadari bahwa di dalam prosesnya terdapat kekurangan dan kelemahan, maka hal itu penting untuk diperbaiki dan terpenting tidak meninggalkan rakyat lokal.

    Isran mengaku dirinya akan ikut bertanggung jawab agar pembangunan IKN tidak meninggalkan Kaltim dan masyarakat lokal.

    “Apa yang disampaikan Prof Bagong ini harus bisa direkomendasikan, bagus menurut saya. Saya sangat terbuka kalau melihat hal-hal yang penting. Sebab jangan sampai terjadi pembangunan yang jomplang antara IKN dan kota-kota di sekitarnya,” tegasnya.

    Isran yakin, desain besar pemindahan IKN tidak akan mengabaikan masalah-masalah sosial dan kesenjangan antara pusat IKN dan sekitarnya, serta Indonesia secara keseluruhan.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Akhir Pekan Berakhir, Kecemasan Datang? Kenali Fenomena Sunday Blues

    R’syaMei 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Akhir pekan menjadi waktu yang sangat disukai banyak orang karena setelah penat…

    Dari Tanah ke Kehidupan, Seni Bertani yang Menghidupi Negeri

    Mei 31, 2026

    Muswil KKSS Kaltim Kian Sengit, Ridwan Tasa dan Muhammad Nasir Adu Kuat Rebut Dukungan BPD

    Mei 31, 2026

    Telur Rebus Jadi Mulus dan Tidak Retak, Cukup Tambahkan Satu Sendok Bumbu Ini

    Mei 31, 2026

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026
    1 2 3 … 3,112 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.