Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Pemerintah Diminta Perhatikan Insentif Pemuka Agama di Daerah Terpencil
    DPRD Bontang

    Pemerintah Diminta Perhatikan Insentif Pemuka Agama di Daerah Terpencil

    SittiBy SittiOktober 26, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang Saeful Rizal meminta pemerintah memberi perhatian lebih terhadap kesejahteraan pemuka agama, terutama mereka yang bertugas di daerah terpencil.

    Insentif yang diterima guru ngaji, khatib, imam dan pemuka agama dari berbagai keyakinan masih perlu ditingkatkan agar lebih merata. Beberapa wilayah, seperti Tihi-Tihi, membutuhkan insentif yang lebih tinggi dan berkelanjutan. Meskipun pemerintah telah memberikan insentif, distribusinya dinilai belum adil.

    “Kita ingin supaya insentif ini ditingkatkan, terutama bagi mereka yang berada di daerah terpencil, seperti imam dan muadzin di Tihi-Tihi,” ujar Saeful Rizal baru-baru ini.

    Ia juga menyampaikan, sejumlah warga merasa perhatian pemerintah belum merata. Beberapa pemuka agama seperti takmir kerap merasa kurang mendapatkan perhatian yang sama seperti imam dan marbot.

    “Ada keluhan mengapa hanya imam dan marbot yang mendapatkan perhatian, sementara takmir tidak mendapatkan perhatian yang sama. Ini harus jadi catatan,” katanya.

    Politikus PKS itu menilai, pemerintah perlu memperhatikan semua pemuka agama tanpa memandang latar belakang atau posisi, demi keadilan dan kesejahteraan mereka.

    Lebih lanjut, Saeful menyarankan agar pemerintah menjaga keseimbangan dalam merencanakan program-program terkait keagamaan. Ia berharap program yang sudah baik dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

    “Kita harus memelihara hal-hal yang baik dari yang sudah ada, sembari terus berharap dan menunggu peningkatan,” tuturnya.

    Sebagai langkah konkret, Saeful mengusulkan agar masukan dari masyarakat, khususnya dari kalangan takmir dan pemuka agama lainnya, ditampung dalam perencanaan pemerintah. Ia yakin dengan mendengar aspirasi masyarakat, pemerintah dapat merancang kebijakan yang lebih baik.

    “Ini adalah bagian dari kita merencanakan untuk kebaikan bersama,” pungkasnya.

    DPRD Bontang Pemuka Agama PKS Saeful Rizal
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pemkot Samarinda Siapkan Kerja Sama dengan Kukar untuk Penuhi Target Sampah PSEL

    April 6, 2026

    Arif Kurniawan: Ramadan Sebagai Momentum Memperkuat Fondasi Keluarga

    Maret 1, 2026

    Pemprov Kaltim Percepat Sertifikasi Aset Daerah Lewat Kolaborasi BPN

    Agustus 7, 2025

    Pemprov Kaltim Tegaskan Komitmen Program Gratispol Untuk Mahasiswa Baru

    Juli 7, 2025

    Pemimpin Demo Itu, Sekarang Jadi Wakil Rakyat

    April 11, 2025

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Nur AjijahJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan HIV bersama tuberkulosis (TB) jadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Karena…

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026

    Pemprov Kaltim Lelang Aset Tidak Terpakai, Tambah Kas Daerah Rp475 Juta

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,155 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.