Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Pemberdayaan Perempuan Kaltim Masih Rendah, IDG Turun Drastis ke 61,40 Poin
    Diskominfo Kaltim

    Pemberdayaan Perempuan Kaltim Masih Rendah, IDG Turun Drastis ke 61,40 Poin

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaSeptember 18, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemberdayaan perempuan di Kalimantan Timur masih menghadapi tantangan serius. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) Kaltim tahun 2024 hanya berada di angka 61,40 poin, anjlok 7,55 poin atau 10,95 persen dibanding 2023.

    Tak hanya itu, Indeks Pembangunan Gender (IPG) juga tertahan di level 87,46 poin, menandakan masih adanya kesenjangan nyata antara capaian pembangunan manusia laki-laki dan perempuan di Benua Etam.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan kondisi ini perlu menjadi alarm bersama. “Keterlibatan perempuan dalam politik di Kaltim baru sekitar 12 persen. Padahal partisipasi politik merupakan indikator penting dalam pemberdayaan gender,”terangnya.

    “Rendahnya angka ini salah satu penyebab turunnya IDG secara signifikan,” ujarnya dalam acara Diseminasi Hasil Survei Indikator Pendukung IPM, IPG, IDG, dan IKG di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis, 18 September 2025.

    Meski begitu, Sri Wahyuni menyebut ada catatan positif di sektor kesehatan dan pendidikan. Harapan hidup perempuan lebih tinggi dibanding laki-laki, demikian pula harapan lama sekolah. Namun, rata-rata lama sekolah perempuan masih 10,2 tahun, belum mencapai standar lulus SMA.

    Kesenjangan paling lebar justru terjadi pada aspek pendapatan per kapita. Di sejumlah daerah, perempuan tertinggal jauh dari laki-laki. Hal ini membuat capaian Kaltim tetap masuk kategori kesetaraan rendah.

    “Kalau indeks gender mendekati 100, artinya laki-laki dan perempuan setara. Sayangnya, capaian kita masih rendah dan timpang,” tegas Sri Wahyuni.

    Ia menekankan, indikator gender bukan sekadar angka statistik, melainkan potret nyata kondisi masyarakat. Karena itu, intervensi lintas sektor sangat dibutuhkan.

    “Kalau kesenjangan ini terus dibiarkan, pembangunan manusia yang adil dan setara sulit tercapai. Semua perangkat daerah harus bergerak bersama, bukan hanya mengandalkan program sektoral,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    R’syaAgustus 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekitar 34 persen perekonomian Kalimantan Timur masih (Kaltim) bertumpu pada sektor pertambangan…

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,285 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.