Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Sekadar Bugar, Olahraga Jadi Kunci Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Juni 17, 2026

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru
    Politik

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    SittiBy SittiJuni 17, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Samarinda Ronal Stephen Lonteng meminta kuota jalur afirmasi tetap dimaksimalkan untuk siswa kurang mampu. (insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 di Kota Samarinda mendapat sorotan tajam dari parlemen.

    Anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Kota Samarinda Ronal Stephen Lonteng mengkritik penerapan syarat indikator ekonomi berbasis data Desil (Kementerian Sosial) dalam jalur afirmasi yang dinilai tidak akurat dan justru memangkas hak anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk bersekolah.

    Sistem desil yang digunakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda saat ini bersifat kaku dan lambat dalam merespons dinamika sosial di lapangan, terutama bagi warga yang mendadak jatuh miskin akibat situasi ekonomi miskin ekstrem.

    “Desil itu bukan satu-satunya indikator untuk menentukan bahwasanya yang bersangkutan bisa mendapatkan hak lewat jalur afirmasi. Sistem perubahan data desil itu minimal 3 bulan, maksimal 6 bulan. Kalau hari ini ada warga yang tiba-tiba jatuh miskin dan belum punya keterangan desil, tapi anaknya harus sekolah, otomatis mereka kehilangan kesempatan. Aturan ini mempersulit hajat hidup masyarakat,” kata Ronal saat memberikan keterangan kepada media, Rabu 17 Juni 2026.

    Ronal membeberkan bukti konkret di lapangan berdasarkan pantauannya pada penutupan jalur afirmasi tingkat SMP per 17 Juni pukul 15.00 WITA. Di SMP Negeri 4 Samarinda misalnya, dari total kuota afirmasi sebanyak 75 kursi, sistem baru menjaring 38 pendaftar.

    Fenomena sepinya jalur afirmasi ini dinilai bukan karena jumlah warga miskin berkurang, melainkan akibat sistem verifikasi yang mengunci syarat mutlak pada status Desil 1 hingga Desil 4.

    Akibatnya, warga yang berada di kategori Desil 5 (masyarakat pas-pasan) serta warga pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP/PIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) justru tertolak oleh sistem jika nama mereka tidak sinkron dengan basis data desil tersebut.

    “Sistem desil ini rancu kalau warga melakukan pinjaman mendesak lewat bank yang terkoneksi ke NIK, sistem langsung membaca seolah-olah ekonominya naik dan grade desilnya melonjak. Jalur afirmasi lewat desil ini belum menjawab masalah, justru memunculkan masalah baru,” tegas Sekretaris Komisi I tersebut.

    Menyikapi sisa kuota jalur afirmasi yang tidak terpenuhi di berbagai sekolah, Ronal meminta Pemerintah Kota Samarinda memberikan solusi konkret dan melarang keras pengalihan sisa kuota afirmasi secara sepihak ke jalur domisili (zonasi) sebelum ada pemenuhan hak bagi warga miskin.

    “Saya mempertanyakan kepada Pemkot Samarinda, apakah sisa kuota afirmasi ini akan dibuat gelombang kedua? Jangan sampai hak jalur afirmasi ini langsung dipindahkan begitu saja ke jalur domisili. Kita harus menjamin rasa keadilan kemanusiaan agar semua anak bisa bersekolah,” ujarnya.

    Sebagai solusi jangka panjang, Ronal mengusulkan agar Pemkot Samarinda mengembalikan fungsi kontrol sosial melalui verifikasi faktual di tingkat bawah, yakni melibatkan rekomendasi Ketua Rukun Tetangga (RT).

    Menurutnya, RT adalah pihak yang paling mengetahui kondisi riil warganya secara objektif, termasuk jika ada warga yang masih tinggal di hunian tidak layak di atas bantaran sungai namun tidak tercatat di data Kemensos.

    “Ke depan, pengamatan harus melalui rekomendasi RT setempat. Jangan karena ada evaluasi penyalahgunaan tahun lalu, kita buat metode baru yang justru jauh lebih parah dan mempersempit ruang masyarakat miskin untuk mendapat pendidikan. Sebagai penyelenggara negara, fungsi kita adalah mempermudah yang sulit, bukan sebaliknya,” pungkas Ronal.

    Berdasarkan jadwal teknis SPMB Samarinda 2026, setelah pengumuman jalur afirmasi, prestasi, dan mutasi pada kurun waktu 17–22 Juni, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda akan membuka pendaftaran untuk jalur domisili pada tanggal 22 Juni mendatang.

     

    DPRD Samarinda Fraksi PDIP Ronal Stephen Lonteng SPMB
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026

    Belum Kantongi Andalalin, Ronal Desak Pemkot Tindak Tegas THM W Superclub

    Juni 17, 2026

    Permohonan Hibah TPU ke PT BBE Belum Terealisasi, DPRD Memfasilitasi Realisasi Permintaan Lahan

    Juni 17, 2026

    Sri Puji Astuti: Ingatkan Perusahaan Soal Status BPJS Kesehatan Pasca-PHK

    Juni 17, 2026

    Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Arif Kurniawan Ajak Warga Samarinda Perkuat Semangat Hijrah

    Juni 16, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Sekadar Bugar, Olahraga Jadi Kunci Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

    R’syaJuni 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah rutinitas yang semakin padat, olahraga menjadi salah satu cara yang…

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026

    Sangkulirang-Mangkalihat Selangkah Lagi Jadi Geopark Nasional

    Juni 17, 2026

    Instansi Diminta Siapkan Data Dukung untuk Evaluasi SAKIP Berbasis AI

    Juni 17, 2026
    1 2 3 … 3,151 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.