Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tiga Bulan Tersisa, Kepala Dinkes Kaltim Baru Dihadapkan Sejumlah Persoalan Kesehatan

    September 29, 2026

    Pimpin Bapenda Kaltim, Dasmiah Bidik PAD dari Pajak Perusahaan hingga Alat Berat

    September 29, 2026

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    September 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Pasien Bunuh Diri, Darlis Sesalkan Lemahnya Pengawasan RSUD AWS
    DPRD Kaltim

    Pasien Bunuh Diri, Darlis Sesalkan Lemahnya Pengawasan RSUD AWS

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 10, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur Darlis Pattalongi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Insiden tragis bunuh diri seorang pasien lanjut usia di ruang perawatan RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS), Samarinda, pada Minggu, 6 Juli 2025, menuai sorotan tajam dari DPRD Kalimantan Timur. Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap pasien, terutama mereka yang memiliki kondisi psikologis rentan.

    Darlis menyayangkan kelengahan pihak rumah sakit dalam mencegah peristiwa tersebut. Ia menilai kontrol tenaga medis terhadap pasien masih kurang, padahal pengawasan dapat dilakukan secara langsung maupun melalui kamera CCTV yang terpasang di ruang rawat inap.

    “Ini juga salah satu bentuk kelengahan tenaga medis. Kontrolnya kurang. Padahal kalau diawasi secara manual atau melalui CCTV, mestinya bisa dicegah,” ujar Darlis saat ditemui di Gedung DPRD Kaltim pada Rabu, 9 Juli 2025.

    Komisi IV DPRD Kaltim, lanjutnya, akan segera menjadwalkan pertemuan dengan manajemen RSUD AWS guna meminta penjelasan resmi. Evaluasi menyeluruh terhadap protokol pengawasan pasien akan menjadi fokus utama dalam agenda tersebut.

    Darlis juga menyoroti aspek teknis dari insiden bunuh diri tersebut. Menurutnya, tindakan seperti menggantung diri bukanlah hal yang terjadi dalam sekejap. Seharusnya, ada waktu yang cukup bagi petugas untuk mendeteksi perilaku mencurigakan dan melakukan intervensi.

    “Bukan terjadi dalam hitungan detik. Ada jeda waktu. Kalau sistemnya berjalan baik, seharusnya ada pencegahan,” tegasnya.

    Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mendorong peningkatan sistem pendampingan terhadap pasien dengan penyakit berat atau gangguan kejiwaan. Ia mengingatkan bahwa rumah sakit bukan hanya tempat perawatan fisik, tetapi juga harus mampu memberikan perhatian terhadap aspek mental pasien, khususnya mereka yang sedang mengalami tekanan berat.

    Sebagaimana diketahui, pasien berinisial US (68), yang tengah menjalani perawatan akibat gagal ginjal kronis, ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung di ruang rawat inap RSUD AWS. Insiden itu pertama kali diketahui oleh perawat yang melakukan kontrol rutin sekitar pukul 17.46 Wita. Korban ditemukan menggunakan kain sarung yang diikatkan ke ventilasi jendela kamar.

    Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Ipda Eko Harianto, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh Tim Inafis Polresta Samarinda, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Polisi menduga kuat bahwa korban mengakhiri hidupnya karena depresi berat akibat komplikasi penyakit yang telah lama dideritanya.

    “Dari keterangan anak korban, almarhum memang sering mengungkapkan keinginan untuk mengakhiri hidup karena merasa membebani keluarga,” jelas Eko.

    Meski pihak RSUD AWS menyatakan bahwa seluruh ruang rawat inap telah dilengkapi dengan kamera pengawas, peristiwa ini memunculkan pertanyaan besar mengenai efektivitas pengawasan yang diterapkan. Dugaan adanya celah dalam sistem pengamanan dan pemantauan pasien kini menjadi perhatian publik dan legislatif.

    Darlis menilai peristiwa ini harus menjadi momentum penting bagi perbaikan menyeluruh di sektor layanan kesehatan, khususnya dalam tata kelola rumah sakit daerah. Ia menekankan, kejadian ini tidak boleh dianggap sepele dan harus ditindaklanjuti dengan pembenahan konkret.

    “Sistem rumah sakit harus dievaluasi secara menyeluruh. Jangan sampai nyawa manusia hilang karena kelalaian. Ini tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

    Darlis Pattalongi Pasien Bunuh Diri RSUD AWS
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026

    DPRD Kaltim Beri Waktu Sepekan untuk Cabut Mutasi Guru

    September 9, 2026

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026

    KMBS Dituntut Buktikan Pengelolaan Lembuswana Tak Kalah dari Swasta

    Agustus 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tiga Bulan Tersisa, Kepala Dinkes Kaltim Baru Dihadapkan Sejumlah Persoalan Kesehatan

    AminahSeptember 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pergantian pimpinan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) berlangsung ketika sejumlah persoalan…

    Pimpin Bapenda Kaltim, Dasmiah Bidik PAD dari Pajak Perusahaan hingga Alat Berat

    September 29, 2026

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    September 28, 2026

    Anggaran Menyusut, Target Bedah Rumah Kaltim 2026 Turun Jadi 516 Unit

    September 28, 2026

    Enam Pejabat Strategis Pemprov Kaltim Dirotasi, Ini Posisi Barunya

    September 28, 2026
    1 2 3 … 3,367 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.