Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Lainnya»Pasar Ramadan Dibuka, Warga Kota Samarinda Antusias Berburu Kuliner
    Lainnya

    Pasar Ramadan Dibuka, Warga Kota Samarinda Antusias Berburu Kuliner

    SeliBy SeliApril 13, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kepala Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Samarinda, Erham Yusuf saat memberikan keterangan kepada awak media perihal Pasar Ramadan, Selasa (13/4/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Santos – Editor: Redaksi 

    Insitekaltim, Samarinda – Menunaikan ibadah puasa di tengah Pandemi tidak menyurutkan semangat warga kota Samarinda berburu kuliner untuk berbuka puasa.

    Hal ini terlihat dari antusias masyarakat saat berkunjung ke Pasar Ramadan di Gor Segiri Jalan Kesuma Bangsa, meski dalam kondisi hujan.

    Dari 150 tenant yang telah disediakan Kepala Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Samarinda Erham Yusuf mengatakan, terdapat sekitar 130 stand yang mulai beroperasi pada Selasa (13/4/2021).

    “Semua masih dalam tahap evaluasi. Meskipun situasi pada hari ini hujan sehingga kurang mendukung, tapi kalau kita lihat dari pengunjung yang datang itu sasarannya tercapai. Karena kalau kita buka pasar kan kasihan juga jika tidak ramai,” terang Erham.

    Meskipun pengunjung terlihat ramai, pihaknya terus melakukan evaluasi di masa pandemi Covid-19 ini. Salah satu bentuknya adalah pemisahan antara pintu masuk dan keluar.

    “Pintu masuk di dekat Aula Gor Segiri, sedangkan pintu keluar di dekat masjid. Tapi informasi dari event organizer (EO) tadi, ternyata masyarakat mengeluhkan pintu keluarnya disana karena terlalu jauh dengan parkir,” imbuhnya.

    Erham menuturkan, masyarakat maunya pintu keluar juga melewati pintu masuk agar tidak terlalu jauh dari parkiran. Padahal, ini dilakukan supaya tidak terjadinya penumpukan pengunjung.

    “Ada wacana pintu keluar kita pindahkan, bisa saja kita sekat jadi dua agar pintu masuk dan keluar bersebelahan. Kita juga akan lakukan imbauan-imbauan, yang jelas saya minta yang belum ada sekat ini segera dikasih penghalang plastik,” jelasnya.

    Sementara itu, pengunjung Pasar Ramadan Gor Segiri, Mega Killa turut merasa senang karena Pasar Ramadan tahun ini kembali dibuka oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

    “Senang sih, kan yang dikangenin dari Ramadan adalah suasana pasarnya. Kemarin tutup dan rasanya nggak asik aja, sepi kayak ada yang kurang,” tukasnya.

    Meskipun di hari pertama Ramadan ini hujan, perempuan berusia 22 tahun tersebut tetap bersikeras menyempatkan diri berkunjung ke Pasar Ramadan. Mega tidak peduli dengan hujan yang mengguyur Kota Tepian ini.

    “Meskipun di hari pertama ini hujan, trobos saja, yang penting bisa ke Pasar Ramadan,” celetuknya.

    Ditempat yang sama, Rizki yang berjualan gorengan pun turut merasa senang karena tahun ini bisa berjualan di Pasar Ramadan meskipun harus mengikuti protokol kesehatan. Sebab, tahun kemarin tidak ada penyelenggaraan Pasar Ramadan oleh pemerintah.

    “Cuma memang masih terasa beda dari tahun-tahun sebelumnya, pendapatan turun. Di bilang senang atau ngga, tentunya kita para pedagang pasti memilih untuk buka dan berjualan. Kita ikuti apa yang disarankan seperti ada tempat untuk menaruh uang, lalu ada plastik penghalang dan lain sebagainya,” ungkap Rizki.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Menelisik Makna Self-Healing Lewat Buku What’s So Wrong About Your Self Healing

    Februari 22, 2026

    GONG XI HAPPY: Lagu Baru Raih Sorotan di Tengah Gelombang Keceriaan Imlek

    Februari 16, 2026

    Pemprov Kaltim Izinkan Tongkang Melintas di Sungai Mahakam dengan Pengawalan Eskort

    Januari 28, 2026

    Gubernur Khofifah Dorong RSNU Pasuruan Perluas Layanan Kesehatan yang Inklusif

    Januari 26, 2026

    RKAB Belum Keluar, DPRD Kaltim Tegaskan Tambang di Sungai Kandilo Dilarang Beroperasi

    Januari 12, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Generasi Muda Aktif Tentukan Arah Pembangunan Kaltim

    Januari 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    Ratu ArifanzaApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar mengungkapkan efektivitas penggunaan…

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Tantangan Kepercayaan Warga Jadi Catatan DPRD

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,058 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.