Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun
    Pemerintah

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    AminahBy AminahSeptember 26, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni menyampaikan paparan Perubahan KUA dan PPAS 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim, Sabtu, 26/9/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pendapatan daerah Kalimantan Timur (Kaltim) dalam Perubahan KUA dan PPAS 2026 turun Rp883,59 miliar dari APBD murni. Penurunan tersebut terutama dipengaruhi koreksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,89 triliun.

    Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni menyampaikan, pendapatan daerah yang semula ditetapkan Rp14,25 triliun dalam APBD murni disesuaikan menjadi Rp13,36 triliun dalam perubahan anggaran.

    Komponen PAD menjadi penyumbang koreksi terbesar. Target PAD yang semula Rp10,75 triliun turun Rp1,89 triliun menjadi Rp8,89 triliun.

    Pada saat yang sama, pendapatan transfer justru mengalami peningkatan. Nilainya naik Rp1,99 triliun dari Rp3,13 triliun menjadi Rp4,30 triliun.

    “Pendapatan asli daerah atau PAD semula sebesar Rp10,75 triliun mengalami penyesuaian sebesar Rp1,89 triliun menjadi sebesar Rp8,89 triliun,” kata Sri dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim, Sabtu, 26 September 2026.

    Perubahan juga terjadi pada komponen lain-lain pendapatan daerah yang sah. Pos tersebut turun Rp626,75 miliar dari Rp662,03 miliar menjadi Rp135,26 miliar.

    Di sisi belanja, total belanja daerah turun Rp822,16 miliar dari APBD murni Rp15,15 triliun menjadi Rp14,33 triliun.

    Penyesuaian terbesar terdapat pada belanja transfer yang turun Rp828,16 miliar dari Rp5,89 triliun menjadi Rp5,06 triliun. Belanja barang dan jasa juga turun Rp184,05 miliar menjadi Rp3,57 triliun.

    Namun, tidak seluruh pos belanja mengalami penurunan. Belanja pegawai naik Rp55,85 miliar dari Rp3,95 triliun menjadi Rp4,01 triliun. Belanja modal juga meningkat Rp132,65 miliar dari Rp1,06 triliun menjadi Rp1,19 triliun.

    Belanja bantuan sosial naik Rp2,85 miliar menjadi Rp10,24 miliar, sedangkan belanja tidak terduga turun Rp5,89 miliar menjadi Rp28,04 miliar.

    Sri mengatakan perubahan belanja diarahkan untuk mempertahankan program prioritas, terutama layanan dasar, pendidikan, kesehatan, penanganan stunting, infrastruktur serta pengembangan ekonomi produktif.

    “Kebijakan belanja daerah terhadap Perubahan APBD 2026 ini untuk menjaga perekonomian Kalimantan Timur agar tumbuh positif dan menjaga stabilitas ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

    Dari sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan meningkat Rp51,43 miliar dari Rp900 miliar menjadi Rp961,43 miliar. Sementara pengeluaran pembiayaan tercatat nihil.

    Dengan struktur tersebut, nilai belanja dalam Perubahan KUA dan PPAS 2026 berada di angka Rp14,33 triliun, sementara pendapatan daerah hanya Rp13,36 triliun. Pemerintah daerah menggunakan penerimaan pembiayaan sebesar Rp961,43 miliar dalam struktur perubahan anggaran tersebut.

    “Secara umum, pemerintah memandang bahwa Perubahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2026 telah mengakomodasi perkembangan kondisi daerah dan kebutuhan masyarakat serta menjadi dasar untuk penyusunan Perubahan APBD tahun anggaran 2026,” katanya.

    Kesepakatan tersebut kemudian menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan DPRD Kaltim untuk melanjutkan tahapan penyusunan Perubahan APBD 2026.

     

    PAD Kaltim Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    Terowongan Samarinda Tinggal Tunggu Rekomendasi Ahli, Operasional Ditarget Akhir Tahun

    September 25, 2026

    Warga Kukar Protes Sodetan, Andi Harun Hentikan Pekerjaan Sementara

    September 24, 2026

    APBD Perubahan Samarinda 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Modal Dipangkas Rp276 Miliar

    September 24, 2026

    75 Pompa Disalurkan ke Kaltim, Kukar Dapat Jatah Terbanyak

    September 24, 2026

    Akses Sanitasi Samarinda Capai 78 Persen, Pemkot Kejar Kesenjangan Layanan hingga 2030

    September 24, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    AminahSeptember 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Bagi penderita gastroesophageal reflux disease (GERD), memilih makanan bukan sekadar soal selera.…

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,365 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.