Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tanpa APBD, DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Optimis Jadi Lumbung Beras, Kaltim Gerakkan Petani Milenial dan Brigade Pangan
    Diskominfo Kaltim

    Optimis Jadi Lumbung Beras, Kaltim Gerakkan Petani Milenial dan Brigade Pangan

    AminahBy AminahMei 14, 2025Updated:Juni 3, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mencapai swasembada beras dalam enam bulan ke depan mulai menunjukkan langkah nyata. Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, bersama Wakil Gubernur Seno Aji, langsung bergerak cepat setelah mendapat tantangan dari Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman.

    Dalam agenda Morning Briefing di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu 14 Mei 2025, Gubernur Harum sapaan akrab Rudy Mas’ud mengangkat isu swasembada beras sebagai prioritas. Ia mengaku sempat ragu mengingat karakteristik tanah Kalimantan Timur yang panas karena kandungan batu bara di bawahnya.

    Namun keraguan itu berubah menjadi keyakinan setelah melihat teknologi pertanian modern yang diperlihatkan langsung oleh Menteri Pertanian saat kunjungan ke Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara pekan lalu.

    “Saya cukup optimis, enam bulan dari hari ini kita mampu swasembada beras. Enam bulan ini kita diuji oleh Menteri Pertanian,” ujar Harum.

    Kaltim saat ini tengah menyiapkan lahan seluas total 30.000 hektare, terdiri dari 18.000 hektare di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan 12.000 hektare di Kutai Kartanegara (Kukar). Kawasan sekitar Muara Enggelam di Kukar menjadi salah satu fokus pengembangan karena kedekatannya dengan aliran sungai, yang penting untuk sistem irigasi.

    Menteri Pertanian sendiri telah menjanjikan dukungan penuh, termasuk pengadaan pompa air, alat mekanisasi modern, dan teknologi drone untuk penanaman serta pemupukan padi. Hal ini menjadi salah satu kunci optimisme Gubernur Harum untuk membuktikan bahwa Kaltim mampu menjadi lumbung beras, meskipun selama ini bergantung pada pasokan luar provinsi.

    Untuk mendukung program ini, Pemprov Kaltim mengerahkan kekuatan Brigade Pangan, Petani Gemas, serta Petani Milenial yang telah terlatih menggunakan teknologi modern. Wakil Gubernur Seno Aji menegaskan Kaltim memiliki sumber daya manusia muda yang mampu mengoperasikan mesin pertanian canggih.

    “Kita libatkan HKTI dan KTNA. Kita harus buktikan bahwa Kaltim mampu. Petani Milenial dan Brigade Pangan kita sudah siap bergerak,” kata Seno.

    Gubernur juga telah meminta Dinas Pertanian dan Dinas Kehutanan untuk membuka akses ke lahan-lahan pertanian yang berada dalam kawasan kehutanan. Prioritas diberikan pada lahan-lahan yang berdekatan dengan sungai demi memastikan ketersediaan air yang cukup.

    Selain itu, Gubernur Harum menyinggung kemungkinan untuk mengaktifkan kembali lahan-lahan cetak sawah yang sempat dilakukan sebelum tahun 2016. Langkah ini dilakukan jika target 20.000 hektare yang diminta oleh Menteri Pertanian belum terpenuhi.

    Saat ini, kebutuhan beras di Kalimantan Timur mencapai sekitar 450.000 ton per tahun. Dengan sebagian besar pasokan masih berasal dari luar daerah, tantangan swasembada bukan hanya teknis tetapi juga menyangkut kemandirian pangan.

    Menteri Pertanian Amran Sulaiman telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp500 miliar untuk mendukung program swasembada Kaltim. Dana ini akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur pertanian, pengadaan peralatan, serta pelatihan petani lokal.

    Dengan kolaborasi lintas sektor, dukungan teknologi, serta semangat dari generasi muda, Pemprov Kaltim optimis dapat mewujudkan swasembada beras dalam waktu enam bulan. Ini sekaligus menjadi langkah awal menjadikan Kalimantan Timur sebagai salah satu pusat ketahanan pangan nasional.

    “Kita butuh keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan membuktikan bahwa Kalimantan Timur bukan hanya penghasil energi, tapi juga penghasil pangan,” ujar Gubernur Harum. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Kaltim Pemprov Kaltim Petani Milenial Rudy Mas'ud Seno Aji
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Lebih dari 200 Titik Api Terdeteksi, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana

    Agustus 24, 2026

    TVRI Kaltim Didorong Jadi Wadah Kreativitas dan Inovasi Anak Muda

    Agustus 23, 2026

    Seno Aji Dorong Gratispol Pendidikan Kaltim Jadi Program Nasional

    Agustus 22, 2026

    Salat Istisqa Digelar di Kaltim, Pemprov Berharap Hujan Segera Turun

    Agustus 21, 2026

    Jalan Pengalih Perdau-Tepian Langsat Resmi Beroperasi, Gubernur Tagih Jalur Pengganti 14 Km

    Agustus 20, 2026

    Rudy Mas’ud: Makna Kemerdekaan Ada pada Kerja Nyata dan Kesejahteraan Masyarakat

    Agustus 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tanpa APBD, DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

    Andika SaputraAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan…

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,296 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.