Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Temui Massa Aksi, Gubernur Kaltim Pilih Dialog Tertutup Demi Keamanan dan Substansi

    April 23, 2026

    Program MBG di SDN 007 Samarinda Ulu Dievaluasi, Kepala Sekolah Akui Ada Keluhan

    April 23, 2026

    SDN 007 Samarinda Ulu Rayakan HUT ke-10, Tampilkan Inovasi dan Peluncuran Program Digital

    April 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Neni : Bontang Ingin Miliki Industri Garam Sendiri
    Advertorial

    Neni : Bontang Ingin Miliki Industri Garam Sendiri

    MartinusBy MartinusJuni 1, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang- Memiliki 70 persen wilayah perairan laut, Kota Bontang yang masuk dalam kota pesisir dengan hasil laut yang melimpah, membuat pemerintah Kota Bontang ingin menjadikan Kota Bontang sebagai industri garam.

    Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, berharap agar Bontang mempunyai industri garam sendiri. Menurutnya memanfaatkan laut yang ada, Kota Bontang bisa menghasilkan garam sendiri.
    “Tidak ada industri pupuk saja, saya ingin Bontang juga memiliki industri garam dengan memanfaatkan hasil laut kita,”ujar Neni.
    Menurutnya, laut di Bontang cocok untuk produksi garam krosok, sehingga menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat Bontang, selain itu para nelayan atau warga yang memproduksi ikan asin tidak perlu lagi membeli garam diluar daerah.
    “Kalau punya industri garam sendiri kan tentu harganya lebih murah dari pada beli diluar kota seperti sulawesi, nantinya kita akan bentuk petani garam di Bontang,”jelas Neni.
    Garam krosok banyak diperlukan oleh pengusaha ikan, juga pabrik es batu. Pasalnya, garam tersebut sebagai pengawet ikan dan juga es batu.

     
    Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKPPP) Bontang Aji Erlinawati menuturkan program usaha pemberdayaan garam ini tidak terlalu menekan biaya, dan prosesnya juga cukup mudah yaitu air laut dari tandon air muda dialirkan ke kotak tambak untuk proses penuaan air sampai kadar tertentu untuk dialirkan ke kotak tambak pembentukan kristalisasi garam. “Dari setiap unit rangkaian tunnel, ada 4 kotak tambak yang menghasilkan kristal garam atau garam krosok,” ujarnya.
    Dirinya berharap nantinya bisa memproduksi satu ton garam perminggunya atau empat ton dalam sebulan. Bila harga garam krosok Rp 10 ribu perkilogram, maka akan menghasilkan Rp 40 juta perbulannya. Kebutuhan garam krosok perbulannya di Bontang mencapai 10 ton perbulan atau 120 ton pertahun.

    “Biasanya masyarakat ambil dari Sulawesi 1 bulan 10 ton, setahun 120 ton lumayan kalau bisa penuhi dari kita sendiri sekilo nya Rp10.000 saya rasa tidak terpaut mahal, hanya saja hasilnya tergantung cuaca jika panas bisa cukup menguntungkan,”kata Aji Erlinawati kepada awak media,Sabtu (1/6/2019)
    Rencananya program tersebut akan dimulai pada tahun 2020 mendatang, saat ini pihaknya masih inventarisasi lokasi yang paling tepat untuk industri garam.
    “Kita masih lihat lokasinya dimana yang cocok, kemudian kita bentuk kelompok pengelolanya, semoga di tahun 2020 bisa terealisasi,”pungkasnya.(yanti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Temui Massa Aksi, Gubernur Kaltim Pilih Dialog Tertutup Demi Keamanan dan Substansi

    Andika SaputraApril 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Keputusan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud, yang tidak menemui langsung massa…

    Program MBG di SDN 007 Samarinda Ulu Dievaluasi, Kepala Sekolah Akui Ada Keluhan

    April 23, 2026

    SDN 007 Samarinda Ulu Rayakan HUT ke-10, Tampilkan Inovasi dan Peluncuran Program Digital

    April 23, 2026

    Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Dilaunching, Kampus di Kaltim Didorong Maksimalkan Kuota

    April 23, 2026

    Enam Bangunan Hangus Terbakar di Jalan Lambung Mangkurat, Akses Sempit Hambat Pemadaman

    April 23, 2026
    1 2 3 … 3,070 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.