Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kaltim Bidik Peluang Jadi Tuan Rumah FORNAS 2027, KORMI Nilai Infrastruktur IKN Jadi Modal Kuat

    July 30, 2026

    Balai Kota Samarinda Masih Jadi Magnet Warga yang Gemar Jogging

    July 29, 2026

    DP3A Kaltim Kemas HAN dengan Layanan Edukasi dan Kesehatan Gratis

    July 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Cornelis: Buka Musyawarah Besar IV Dewan Adat Dayak Kaltim
    Nasional

    Cornelis: Buka Musyawarah Besar IV Dewan Adat Dayak Kaltim

    AdminBy AdminNovember 26, 201904 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Apriliani – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Musyawarah Besar IV Dewan Adat Dayak Kaltim, dengan tema ‘Melahirkan Generasi Yang Siap Menghadapi Persaingan Global’, dilaksanakan hari ini, di lantai 2 Ballroom Hotel Bumi Senyiur. Selasa (26/11/2019).

    Acara dihadiri oleh Wakil Walikota Muhammad Barkati, Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Drs. Cornelis, MH, Ketua Umum Dewan Adat Dayak Kaltim Dr. Edy Gunawan Areq Lung MA.M.th, Ketua Forum Kebangsaan Kaltim H. Yos Sutomo, dan Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah H. Muhammad Yadi Robyan Noor, SE. MTP.
    Mewakili Gubernur Kaltim yang tidak bisa menghadiri acara, H. Muhammad Yadi Robyan Noor, SE. MTP mengatakan bahwa untuk mencapai keadilan, kemakmuran serta kedamaian, pemerintah tidak hanya sendiri, namun berkerjasama dengan ormas.
    “Di Kalimantan Timur punya sebanyak 587 ormas, salah satunya dewan adat dayak, jadi mubes ini sangat penting juga untuk memilih pemimpin DAD, karena IKN sudah menjadi kesepakatan bersama,” ungkapnya.

    Yadi juga menerangkan, Pemerintah Provinsi Kaltim punya kebijakan serta visi misi di tahun 2019/2020 untuk berani, dalam visi harus ada orientasi yang jelas, bertekad memajukan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan sumber daya manusia, yaitu berdaulat pembangunan dalam SDM yang berakhlak mulia serta berdaya saing, terutama perempuan/pemuda dan penyangga autis.
    “Pembangunan SDM harus terus di himbau, dan diharapkan warga dayak terus bersatu serta sukses dalam pembangunan di Kaltim,” ungkapnya.
    Ia juga menegaskan bahwa Kaltim diberi amanah menjadi IKN, maka ada kebutuhan lahan, pembiayaan dan juga SDM.
    “Khususnya lahan, sampai hari ini permintaan dari pusat, tentu saja pemerintah Kalimantan Timur bukan hanya menghadiahkan 80.000 hektar, tapi sampai 350.000 hektar. Setidaknya dibutuhkan 465 triliun yang akan dilakukan selama 4 tahun. Tahun depan, kita akan memperoleh 2 triliun dari pemerintah pusat. Secara konkrit, itu akan menyerap tenaga kerja sebanyak 28.000 orang,” tegasnya.
    Ia mengatakan bahwa ada hal positif, terkait terpilihnya IKN di Kaltim. Maka dari itu, Pembangunan di Kaltim harus dikawal dan didukung bersama.

    Ketua Forum Kebangsaan Kaltim, H. Yos Sutomo, Amai Salung Jalung menyemangati pemuda pemudi dayak bahwa warga dayak harus mengimbangi suku di Indonesia, dan harus bangkit.
    “Kita orang kaltim harus jaga NKRI ini, kita harus berjuang dengan mental Kalimantan. Kita bisa mengatasi budaya yang akan masuk ke Kalimantan,” ungkapnya penuh semangat.

    Ketua Umum Dewan Adat Dayak Kaltim, Dr. Edy Gunawan Areq Lung MA.M.th menegaskan bahwa, ini bukan pertandingan kehebatan calon, tapi untuk membawa warga masyarakat Dayak yang lebih profesional, lebih adat istiadatnya, lebih santun dan saling menghargai satu sama lain.
    “Mempersatukan kedua pihak yang sedang bertikai, agar satu sama lain, sehingga tidak ada kebencian. Meluruskan perkara yang bengkok, serta memperbaiki warga dayak agar kedepannya bisa berguna bagi bangsa ini,” tegasnya.
    Setelah itu, Mubes Ke -IV Dayak dibuka langsung oleh Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Drs. Cornelis, MH. Ia mengharapkan agar acara ini bisa berjalan dengan baik dan lancar, dengan berakhirnya masa jabatan, diharapkan pengganti bisa betul-betul mau mengurus.
    “Karena ini merupakan tugas dan tanggung jawabnya, bagaimana bisa membawa masyarakat Dayak yang berkualitas mampu menjadi manusia yang bersaing dengan ketat,” harap Cornelis yang juga anggota DPR RI ini.
    Ia menerangkan bahwa ada beberapa permasalahan yang akan dibahas, yaitu pertanggungjawaban ketua adat dayak, masalah organisasi, masalah rencana kerja, semua dibahas dan selanjutnya adalah pemilihan ketua, yang berhak memilih adalah dewan-dewan adat.
    “Dan juga orang dayak harus belajar berorganisasi. Saya pantang menjual organisasi. Mental-mental harus direvolusi, bagaimana caranya? Dengan Pancasila, dengan bhineka tunggal ika dan Undang-undang dasar 1945,” kata Cornelis.

    “Jika kita tidak merubah, Indonesia akan hancur, kita harus perkenalkan pada anak-anak kita. Dan juga mengapa kita undang Pemerintah? agar mereka tahu bahwa kita bukanlah pemberontak, organisasi ini dimaksud untuk membangun dan bersinergi dengan Pemerintah,” sambungnya.
    Ia mengharapkan agar dayak bisa setara dengan suku-suku lain, warga dayak harus bisa mengoreksi diri, bagaimana peristiwa masa lalu dan yang akan datang. Karena IKN disini, maka perilaku harus dirubah, dan jangan buat Pemerintah repot.
    “Nasib kita bukanlah orang lain yang merubah, tapi kita sendiri. Kita harus bersaing ketat. Kita harus meningkatkan dan mengembangkan diri serta saling berkerjasama,” imbuhnya.
    Ia juga menerangkan, jika pilih pemimpin jangan karena disogok ataupun di beri fasilitas.
    “Kalau bisa musyawarah mufakat, masyarakat dayak harus mengutamakan musyawarah mufakat. Maka, secara resmi musyawarah adat dayak, saya katakan dibuka dan terbuka,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    June 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    June 4, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    May 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    May 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    May 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    May 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kaltim Bidik Peluang Jadi Tuan Rumah FORNAS 2027, KORMI Nilai Infrastruktur IKN Jadi Modal Kuat

    SittiJuly 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wacana Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS)…

    Balai Kota Samarinda Masih Jadi Magnet Warga yang Gemar Jogging

    July 29, 2026

    DP3A Kaltim Kemas HAN dengan Layanan Edukasi dan Kesehatan Gratis

    July 29, 2026

    Dinsos Kaltim Bangun Budaya Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah

    July 29, 2026

    Tekan Inflasi, BPS Minta Penguatan Komoditas Lokal Harus Berkelanjutan

    July 29, 2026
    1 2 3 … 3,247 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.