Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027
    Pemerintah

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    AminahBy AminahOktober 9, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: BMKG memprakirakan puncak musim hujan di sebagian besar wilayah Kaltim terjadi pada Desember 2026 hingga Januari 2027. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) diperkirakan masih harus menghadapi kondisi kering hingga beberapa pekan ke depan. Musim hujan di sebagian besar wilayah Kaltim diprediksi baru mulai pada pertengahan November 2026, sementara fenomena El Nino kategori sangat kuat diperkirakan bertahan hingga awal 2027.

    Prakirawan Meteorologi dan Geofisika (PMG) Pertama Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda Bai’at Alhadid mengatakan, El Nino menyebabkan penurunan curah hujan yang signifikan di Kaltim sepanjang musim kemarau tahun ini. Dampaknya, periode kering berlangsung lebih panjang dibandingkan pola normal.

    “Awal musim hujan di hampir seluruh wilayah Kaltim lebih mundur atau datangnya lebih lambat dibanding kondisi normalnya. Beberapa wilayah bahkan mundur sampai satu bulan,” kata Bai’at dalam press release secara daring, Jumat, 9 Oktober 2026.

    Penurunan curah hujan mulai terasa sejak Juli 2026 dan berlanjut pada Agustus serta September. Agustus menjadi salah satu bulan terkering, ketika hampir seluruh wilayah Kaltim mengalami curah hujan kategori rendah.

    Bai’at menyebut anomali curah hujan akibat El Nino mencapai lebih dari 80 persen. Kondisi ini menunjukkan penurunan curah hujan yang signifikan dibandingkan rata-rata normalnya.

    Pemantauan hari tanpa hujan hingga 30 September 2026 juga menunjukkan sejumlah wilayah mengalami periode kering berkepanjangan. Di Kabupaten Paser, lima lokasi yang disebut dalam pemaparan BMKG meliputi Batu Bengau, Batu Sopang, Tanah Grogot, Kuaro, dan Muara Tami.

    Sementara di Samarinda, wilayah Sambutan dan Palaran turut disebut dalam pemantauan. Sejumlah wilayah di Kutai Kartanegara dan Kutai Barat juga mengalami periode tanpa hujan yang panjang.

    Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena kemarau yang lebih kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan serta menambah tekanan terhadap ketersediaan air. Namun, dampak di masing-masing daerah bergantung pada kondisi lapangan dan perkembangan cuaca setempat.

    *Hujan belum merata pada Oktober*

    Untuk Oktober 2026, curah hujan di Kaltim diprakirakan masih berada dalam kategori rendah dengan sifat hujan umumnya di bawah normal. Peningkatan curah hujan diperkirakan mulai terjadi di sejumlah wilayah pada November, tetapi belum tentu merata di seluruh provinsi.

    Wilayah Kaltim bagian barat hingga tengah diprediksi mulai memasuki musim hujan pada akhir Oktober. Sebagian besar wilayah lainnya diperkirakan menyusul pada pertengahan November.

    Adapun wilayah Paser diprakirakan mengalami awal musim hujan paling akhir, yakni pada akhir November 2026. Sejumlah wilayah di bagian tengah Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan Berau juga memiliki waktu awal musim hujan yang berbeda.

    Bai’at menjelaskan, El Nino diperkirakan masih memengaruhi pola hujan hingga memasuki awal musim hujan. Secara umum, sifat musim hujan 2026–2027 di Kaltim diprediksi berada pada kategori normal hingga di bawah normal.

    *Puncak musim hujan diperkirakan Desember–Januari*

    Meski awal musim hujan mundur, sebagian besar wilayah Kaltim diperkirakan mengalami puncak musim hujan pada Desember 2026 dan Januari 2027.

    Bai’at mengingatkan bahwa Kaltim memiliki karakteristik dua periode puncak musim hujan. Puncak pertama umumnya terjadi pada Desember hingga Januari, sedangkan puncak kedua dapat berlangsung pada Maret, April, hingga Mei.

    “Wilayah Kaltkm memiliki karakteristik secara umum dua puncak musim hujan. Puncak pertamanya pada Desember dan Januari, sedangkan puncak keduanya biasanya pada Maret, April, dan Mei,” ujarnya.

    Durasi musim hujan 2026–2027 diperkirakan berkisar 19–30 dasarian atau sekitar enam hingga sepuluh bulan, bergantung pada karakteristik masing-masing wilayah.

     

    Bai'at Alhadid Hujan Musim Hujan Prakirawan Meteorologi dan Geofisika (PMG)
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Ancam Pasokan Pangan, Samarinda Cari Alternatif Komoditas dari Banjarmasin

    Oktober 9, 2026

    Anggaran 21 Ribu Rumah RTLH di Samarinda Masih Menunggu Verifikasi

    Oktober 8, 2026

    Intrusi Air Laut Masih Mengancam, Pemkot Akan Kurangi Produksi dan Batasi Konsumsi Air

    Oktober 8, 2026

    Pemkot Samarinda Dorong Penanggulangan Bencana Berbasis Data dan Prediksi

    Oktober 8, 2026

    Kantor Baru Batalyon B Pelopor Diresmikan, Pemkot Samarinda Gelontorkan Rp12,4 Miliar

    Oktober 8, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    AminahOktober 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Samarinda pada 2027 dipastikan tetap…

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Ancam Pasokan Pangan, Samarinda Cari Alternatif Komoditas dari Banjarmasin

    Oktober 9, 2026

    Anggaran 21 Ribu Rumah RTLH di Samarinda Masih Menunggu Verifikasi

    Oktober 8, 2026
    1 2 3 … 3,378 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.