Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Mirisnya Kehidupan Warga Sangkulirang Seberang, Lebih 70 Tahun Indonesia Merdeka, Belum Nikmati Listrik
    DPRD Kaltim

    Mirisnya Kehidupan Warga Sangkulirang Seberang, Lebih 70 Tahun Indonesia Merdeka, Belum Nikmati Listrik

    MartinusBy MartinusMei 30, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur Agusriansyah Ridwan kembali mengingatkan pemerintah agar tidak menunda-nunda pemenuhan infrastruktur dasar di wilayah Sangkulirang Seberang, Kabupaten Kutai Timur.

    Menurutnya, wilayah yang meliputi desa-desa seperti Mandu Dalam, Mandu Pantai Lestari, Saka, hingga Sandaran ini sudah terlalu lama berada dalam bayang-bayang keterisolasian layanan publik, terutama terkait listrik dan infrastruktur jalan.

    Ia menegaskan bahwa komitmen terhadap pemenuhan infrastruktur dasar di kawasan tersebut sejatinya telah digaungkan sejak masa kampanye oleh sejumlah tokoh, termasuk para gubernur Kaltim dan beberapa anggota DPR RI. Namun, hingga kini, janji-janji tersebut belum terwujud secara konkret di lapangan.

    “Pertama, nah ini yang penting saya sampaikan bahwa waktu Pak Gubernur mencalonkan diri, beliau menyatakan bahwa kawasan Sangkulirang Seberang ini akan menjadi prioritas untuk perbaikan jalan dan listrik. Tapi sampai sekarang masyarakat masih hidup dalam keterbatasan,” kata Agusriansyah kepada wartawan, Rabu, 28 Mei 2025.

    Ia menuturkan bahwa aspirasi dari masyarakat setempat terus bergema, mencerminkan kebutuhan mendesak atas layanan dasar yang belum merata. Meskipun telah ada langkah awal berupa survei bersama antara Bagian Sumber Daya Alam Kabupaten Kutai Timur, PLN, dan perusahaan daerah milik kabupaten (PMK), dorongan lebih kuat dari tingkat provinsi tetap diperlukan agar kementerian terkait segera menindaklanjutinya.

    “Saya sudah konfirmasi langsung ke bagian SDA Kutim. Mereka sudah turun ke lapangan bersama PLN dan PMK. Tapi itu baru tahap awal. Pemerintah provinsi harus hadir lebih kuat, mendorong agar Kementerian ESDM mengalokasikan anggaran prioritas untuk wilayah ini,” ujarnya.

    Agusriansyah menyayangkan kenyataan bahwa sebagian warga Sangkulirang Seberang masih hidup tanpa akses listrik di tengah kemajuan pembangunan nasional. Ia menyebut kondisi ini sebagai ironi sejarah, mengingat Indonesia telah merdeka selama hampir delapan dekade, namun masih menyisakan titik-titik gelap di dalam wilayahnya sendiri.

    “Lucu rasanya ketika negara sudah merdeka selama lebih dari tujuh puluh tahun, tapi masih ada warga yang tidak mendapat aliran listrik. Padahal listrik, air bersih, dan jalan itu adalah pelayanan dasar yang seharusnya sudah selesai sejak lama,” tegasnya.

    Selain soal listrik, Agusriansyah juga menyoroti buruknya kondisi jalan di kawasan tersebut. Menurutnya, meski secara geografis wilayah Sangkulirang Seberang tidak tergolong terisolasi, akses yang sulit tetap menjadi penghambat utama bagi aktivitas ekonomi dan sosial warga. Ketertinggalan ini, lanjutnya, bukan hanya mempersempit ruang gerak masyarakat, tetapi juga memperlebar kesenjangan antarwilayah.

    “Ini bukan daerah terpencil. Tapi aksesnya memprihatinkan. Kalau tidak segera dibenahi, masyarakat di sana akan semakin tertinggal. Pemerintah tidak bisa terus berdiam diri. Harus ada tindakan nyata,” kata Agus.

    Desakan ini, menurut Agusriansyah, bukan sekadar bentuk perhatian terhadap konstituennya, melainkan cerminan kegagalan sistemik dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berhenti di wilayah-wilayah yang telah maju, sementara kawasan pinggiran terus dibiarkan menunggu giliran yang tak kunjung datang.

    Dengan semakin seringnya suara-suara dari masyarakat mencuat ke permukaan, harapan akan kehadiran negara dalam bentuk infrastruktur dasar semakin tinggi.

    Agusriansyah pun berharap agar pemerintah provinsi segera menyusun langkah konkret, mulai dari mendorong percepatan alokasi anggaran hingga memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan tanpa hambatan.

    “Jangan tunggu suara rakyat jadi jeritan. Pemerintah harus hadir bukan hanya sebagai pengatur, tapi sebagai pelaksana yang adil dan berpihak,” tutupnya.

    Agusriansyah Ridwan DPRD Kaltim infrastruktur Sangkulirang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Pemprov Kaltim Apresiasi DPRD, Pokok Pikiran Dewan Dinilai Penting dalam Perencanaan Pembangunan 2027

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.