
Insitekaltim,Kukar – Kutai Kartanegara (Kukar) semakin meneguhkan komitmen dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai program prioritas pemerintah kabupaten.
Dengan visi menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan Ibu Kota Nusantara (IKN), berbagai langkah strategis terus diambil untuk mewujudkannya. Salah satu inisiatif terkini adalah peningkatan infrastruktur pertanian, khususnya melalui pembangunan jalan usaha tani.
Pembuatan jalan usaha tani ini menjadi fokus dua organisasi perangkat daerah (OPD) utama, yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar. Proyek ini tidak sekadar proklamasi janji, melainkan sebuah langkah nyata untuk menghubungkan kecamatan-kecamatan vital dalam konteks pertanian terintegrasi.
Kecamatan yang termasuk dalam cakupan proyek ini mencakup Loa Kulu, Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Muara Kaman dan Marangkayu.
Menurut Kepala Dinas PU Kukar Wiyono pembangunan jalan usaha tani ini memiliki tujuan jelas.
“Kami bertugas untuk membangun akses menuju jalan pertanian. Sedangkan Distanak Kukar memfokuskan pada pembangunan jalan di dalam kawasan pertanian,” ungkapnya, Selasa (7/11/2023).
Harapannya, pembangunan ini akan memberikan dampak positif signifikan terutama pada peningkatan ekonomi petani lokal.
Luas masing-masing kawasan pertanian yang menjadi sasaran proyek ini mencapai lebih dari 1.000 hektare. Jalan usaha tani yang dibangun diharapkan tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga menjadi pendorong utama hasil produksi pertanian. Ini sejalan dengan cita-cita Kukar sebagai lumbung pangan IKN.
“Jalan yang dibangun di kawasan tersebut memiliki potensi pertanian yang signifikan, terutama sebagai penghasil padi sawah,” imbuhnya.
Selanjutnya Wiyono mengatakan pembangunan infrastruktur ini bukan hanya sekadar jalan fisik, tetapi juga investasi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. (Adv)

