Insitekaltim, Samarinda – Lionel Messi semakin mengukuhkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia. Kapten Argentina itu kini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia setelah mengoleksi 21 gol dari 31 penampilan.
Rekor tersebut dibukukan Messi sepanjang enam edisi Piala Dunia, yakni 2006, 2010, 2014, 2018, 2022 dan 2026. Torehan itu membuatnya melampaui rekor sebelumnya yang dipegang legenda Jerman, Miroslav Klose sebanyak 16 gol.
Pada Piala Dunia 2026, Messi tampil produktif dengan mencetak hattrick saat Argentina mengalahkan Aljazair pada laga pembuka fase grup, kemudian menambah dua gol ketika menghadapi Austria. Ketajamannya berlanjut di fase gugur setelah kembali mencetak gol saat Argentina menyingkirkan Mesir, sehingga koleksi golnya pada edisi 2026 kini menjadi delapan gol dan total 21 gol sepanjang sejarah Piala Dunia.
Di bawah Messi, penyerang Prancis Kylian Mbappe menempati posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 19 gol dari 19 pertandingan. Mbappe menjadi pemain aktif dengan peluang terbesar untuk mendekati catatan Messi apabila mampu terus menambah pundi-pundi golnya di turnamen edisi 2026.
Posisi ketiga masih ditempati Miroslav Klose dengan 16 gol dari empat edisi Piala Dunia bersama Jerman. Di bawahnya terdapat Ronaldo Nazario dari Brasil yang mengoleksi 15 gol, disusul legenda Jerman Barat Gerd Muller dengan 14 gol.
Sementara itu, Just Fontaine dan Harry Kane sama-sama mengoleksi 13 gol. Pelé berada di bawah keduanya dengan 12 gol, sedangkan Cristiano Ronaldo, Jurgen Klinsmann dan Sandor Kocsis masing-masing mengemas 11 gol sepanjang kiprah mereka di ajang empat tahunan tersebut.
Dominasi Messi di daftar pencetak gol sepanjang masa menjadi bukti konsistensinya di panggung terbesar sepak bola dunia. Dengan Argentina yang masih bertahan di Piala Dunia 2026, peluang Messi untuk kembali menambah pundi-pundi golnya sekaligus memperlebar jarak dari para pesaing masih terbuka.

