Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Menguji Netralitas KPPS dan Pengawas TPS
    Daerah

    Menguji Netralitas KPPS dan Pengawas TPS

    MartinusBy MartinusApril 16, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda-Salah satu potensi kecurangan Pemilu 2019 adalah netralitas para penyelenggara. Banyak kasus oknum penyelenggara terkhusus di tingkat TPS terlibat kongkalikong dengan calon legislatif tertentu untuk mengawal suara.

    Kejahatan jenis ini, menurut Ketua Bawaslu Kaltim Saipul Bachtiar sebagai kejahatan terdasyat. Sebab, ada upaya konspirasi busuk antar petugas TPS baik KPPS atau pengawas TPS dengan para peserta pemilu. Pelanggaran jenis ini masuk pidana pemilu.
    Hasil simulasi Bawaslu Kaltim penghitungan suara setelah pemungutan ditutup pada pukul 13.00 wita pada Rabu 17 April 2019 di prediksi dilakukan tengah malam.
    Artinya, penerangan di TPS sangat berpengaruh. Jangan sampai ada petugas sengaja membacakan nama caleg yang tercoblos di kertas suara beda dengan menyebut nama caleg lain alias titipan.
    “Ini juga perlu kami antisipasi. Kami sudah ingatkan,” katanya kepada awak media, Selasa 16 April 2019 di Kantor Bawaslu Kaltim Jalan MT Haryono Samarinda.

    Selain netralitas penyelenggara, Saipul juga menyebut indikasi kerawanan lain seperti politik uang, TPS yang dekat dengan posko pemenangan caleg atau partai, TPS yang sulit terjangkau dan jenis kerawanan lainnya.
    Deden Komisioner Bawaslu Samarinda juga mengungkapkan hal yang sama. Katanya, menguji netralitas para petugas di TPS memang sulit dideteksi. Bayangkan, jumlah KPPS saja kurang lebih 17 ribuan orang. Kemudian, pengawas TPS ada 2.558 orang.
    “Kita tidak bisa mendeteksi siapa keluarga caleg, siapa yang sering berhubungan dengan caleg. Jadi semua TPS sebetulnya rawan,” jelasnya.

    Selain itu, kemungkinan lain bisa saja petugas TPS mengarahkan pemilih untuk mencoblos calon tertentu. Kerawanan-kerawanan demikian diharapkan agar tidak diterjadi pada Pemilu 2019.
    “Kami harap ditingkatan bawah atau petugas TPS memahami tugas dan fungsi sesuai koridor hukum,” imbaunya. (z/m)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.