Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    BIFF 2026 Jadi Panggung Regenerasi Desainer Muda dan Penggerak Ekonomi Kreatif Kaltim

    Oktober 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Menbud Fadli Zon: Masjid Shiratal Mustaqiem Harus Jadi Warisan Islam Terjaga
    Samarinda

    Menbud Fadli Zon: Masjid Shiratal Mustaqiem Harus Jadi Warisan Islam Terjaga

    RamadhanBy RamadhanMei 30, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat mengunjungi Masjid Shiratal Mustaqiem
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Masjid Shiratal Mustaqiem, masjid tertua di Kota Samarinda yang berdiri sejak 1881, kembali menjadi sorotan nasional. Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan pentingnya pelestarian masjid bersejarah ini sebagai bagian dari cagar budaya nasional dan warisan Islam yang tak ternilai.

    Pernyataan tersebut disampaikan Fadli Zon usai menunaikan salat berjemaah bersama masyarakat di Masjid Shiratal Mustaqiem, Jumat, 30 Mei 2025.

    Ia menekankan bahwa sebagai situs yang berstatus cagar budaya nasional, masjid ini perlu terus dijaga keberlanjutan dan fungsinya.

    “Alhamdulillah bisa bersilaturahmi bersama jemaah di Samarinda. Kebetulan Masjid Shiratal Mustaqiem adalah masjid tertua kota ini, yang merupakan cagar budaya nasional,” kata Fadli Zon.

    Ia menyampaikan bahwa pelestarian masjid tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga butuh keterlibatan aktif masyarakat. Masjid Shiratal Mustaqiem dinilai sebagai simbol keislaman dan sejarah lokal yang mencerminkan kekayaan budaya Kalimantan Timur.

    Masjid yang seluruh bangunannya terbuat dari kayu ulin ini memiliki nilai arsitektur unik dan kuat. Ketua Kelompok Sadar Wisata Amanah Masjid Shiratal Mustaqiem, Mazbar, mengungkapkan bahwa hampir seluruh elemen masjid, mulai dari lantai, pilar, jendela, pintu hingga atap sirap, menggunakan material kayu khas Kalimantan tersebut.

    Mazbar menambahkan, masjid ini juga menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat Samarinda Seberang. Kegiatan seperti pendidikan Al-Quran, majelis taklim, gotong royong, hingga aktivitas remaja masjid menjadikan Shiratal Mustaqiem sebagai simbol kerukunan dan keaktifan warga.

    Kekompakan masyarakat dalam menjaga masjid membuahkan prestasi nasional. Pada tahun 2003, Masjid Shiratal Mustaqiem meraih posisi kedua dalam Festival Masjid-Masjid Bersejarah di Indonesia. Prestasi itu diabadikan dalam bentuk tugu penghargaan yang berdiri di halaman depan masjid.

    Masjid berukuran 625 meter persegi dengan teras 16 meter ini terakhir kali direhabilitasi pada tahun 2001 di masa kepemimpinan Wali Kota Samarinda Achmad Amins.

    Fadli Zon berharap masjid ini terus dilestarikan bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kebudayaan Islam yang hidup di tengah masyarakat.

    “Saya merasa bertanggung jawab untuk memastikan Masjid Shiratal Mustaqiem ini terus terjaga sebagai bagian dari kekayaan budaya Islam Indonesia,” pungkasnya.

    Fadli Zon Masjid Samarinda Masjid Shiratal Mustaqiem Menteri Kebudayaan (Menbud)
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ramadhan

    Related Posts

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Antrean BBM Belum Terurai, Pertamina Akui Jumlah SPBU Kaltim Perlu Dievaluasi

    Oktober 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    AminahOktober 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemasangan patok batas jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)…

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    BIFF 2026 Jadi Panggung Regenerasi Desainer Muda dan Penggerak Ekonomi Kreatif Kaltim

    Oktober 5, 2026

    HUT ke-81 TNI, Prajurit Diminta Tak Hanya Kuasai Alutsista tapi Juga Taat Hukum

    Oktober 5, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,374 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.