Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Melangkah Bersama, Kolaborasi Lintas Sektor Bentuk Ekosistem Kesehatan Berkualitas
    DPRD Kaltim

    Melangkah Bersama, Kolaborasi Lintas Sektor Bentuk Ekosistem Kesehatan Berkualitas

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 19, 202301 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam upaya mencapai transformasi kesehatan.

    Dikatakan bahwa kolaborasi ini harus melibatkan semua pihak terkait, termasuk instrumen layanan kesehatan di semua tingkatan masyarakat, dengan peran farmasi menjadi aspek yang tak terabaikan.

    “Bidang farmasi bukan hanya penyedia obat, tetapi juga elemen kunci dalam sistem Kesehatan,” ungkap Salehuddin pada Rapat Paripurna Ke-41 di Gedung B DPRD Kaltim, Kamis (16/11/2023).

    Menurutnya, kader posyandu, birokrasi desa, hingga tingkat RT perlu terlibat secara aktif untuk memastikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi seluruh lapisan masyarakat.

    Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, Salehuddin mengusulkan beberapa langkah, termasuk inovasi dalam sektor farmasi untuk menekan harga obat-obatan. Tujuannya adalah menjaga ketersediaan obat yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.

    Usulan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kaltim. Melibatkan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, kader posyandu, hingga sektor farmasi, diharapkan dapat menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih baik dan maksimal.

    “Harapannya, usulan ini dapat mengatasi masalah kesehatan. Kolaborasi lintas sektor dan inovasi di sektor farmasi diharapkan membawa perubahan positif untuk mencapai pelayanan kesehatan optimal. Semua pihak harus terlibat,” pungkas Salehuddin.

    DPRD Kaltim Kesehatan Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Usai Gagal Kuorum, Nasib Hak Angket Gubernur Kaltim Ditentukan Akhir Bulan Juni

    Juni 15, 2026

    Tujuh Fraksi Kompak Soroti APBD Kaltim 2025 Turun Rp6 Triliun

    Juni 15, 2026

    Sering Stres? Berenang Bisa Jadi Cara Sederhana Menenangkan Pikiran

    Juni 14, 2026

    Manfaat Gym untuk Kesehatan Tubuh, Tak Sekadar Membentuk Otot

    Juni 14, 2026

    Ingin Kulit Glowing Alami? Olahraga Rutin Bisa Jadi Rahasianya

    Juni 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.