Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Masih Numpang di Dinas, KPAD Kaltim Harus Mandiri
    DPRD Kaltim

    Masih Numpang di Dinas, KPAD Kaltim Harus Mandiri

    SittiBy SittiJuli 24, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Darlis Pattalongi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kalimantan Timur (Kaltim) diminta segera lepas dari bayang-bayang Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Ketiadaan sekretariat sendiri dan anggaran khusus dianggap menghambat efektivitas kerja lembaga ini dalam menjalankan mandat perlindungan anak.

    Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Darlis Pattalongi menyoroti posisi KPAD yang masih menumpang di kantor DP3A. Ia menilai kondisi tersebut menimbulkan kesan seolah KPAD berada di bawah koordinasi dinas, bukan sebagai lembaga independen sebagaimana mestinya.

    “KPAD dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Tapi kalau keberadaannya masih bergantung pada dinas, ini bisa mengaburkan status independennya,” ucap Darlis usai RDP bersama DP3A dan KPAD Kaltim di Gedung E DPRD Kaltim pada Senin 21 Juli 2025.

    DP3A mengklarifikasi, sejak awal memang mereka yang mendorong pembentukan KPAD. Namun, tidak dimaksudkan agar lembaga tersebut melekat secara struktural, hanya menginisiasi agar segera terbentuk. Setelah itu, tentu perlu berdiri sendiri.

    Hingga kini, pendanaan KPAD masih berasal dari pos anggaran DP3A. Ruang kerja dan staf juga masih terintegrasi. Hal ini dinilai membuat tugas-tugas KPAD tumpang tindih dengan program dinas. Selain itu, hanya tiga dari lima komisioner yang masih aktif, menyulitkan kerja lapangan terutama dalam penanganan kasus.

    “Kondisi ini tidak ideal. KPAD itu ujung tombak perlindungan anak. Mereka perlu keleluasaan operasional, sekretariat khusus, dan pendanaan langsung agar bisa responsif,” tambah Darlis.

    Komisi IV mendorong agar Pemprov Kaltim segera merevisi sistem pendanaan dan masa jabatan komisioner agar sesuai amanat undang-undang. Masa bakti yang seharusnya lima tahun, saat ini hanya diberikan tiga tahun tanpa kejelasan struktur kelembagaan.

    “Kita ingin KPAD benar-benar hadir, bukan simbolis. Jangan kalah peran dibanding lembaga swadaya masyarakat,” tegasnya.

    Langkah awal yang direkomendasikan adalah pemisahan total antara KPAD dan DP3A, serta pembentukan unit sekretariat definitif. Komisi IV siap mengawal anggaran dan kebijakan untuk mendukung upaya tersebut.

    Darlis Pattalongi DP3A KPAD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Progres Perbaikan Fender Jembatan Mahakam yang Baru Capai 60 Persen

    Maret 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.