Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    TNI Siapkan Kluster Pertanian hingga Perikanan, Kaltim Bidik Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    Oktober 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Mahasiswa GERAM Turun ke Jalan, Suarakan Ancaman Demokrasi dan Hak Pilih Rakyat
    Samarinda

    Mahasiswa GERAM Turun ke Jalan, Suarakan Ancaman Demokrasi dan Hak Pilih Rakyat

    Andika SaputraBy Andika SaputraJanuari 22, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Jenderal Lapangan aksi Aliansi GERAM, Muhammad Mahdi Mulia saat menyampaikan aspirasi di depan DPRD Provinsi Kaltim
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Kekhawatiran akan masa depan demokrasi kembali menggema di jalanan Samarinda. Aliansi Mahasiswa GERAM (Gerakan Rakyat Menggugat) menggelar aksi dengan membawa grand design “Lindungi Kedaulatan Rakyat”, menyuarakan penolakan terhadap sejumlah kebijakan yang dinilai berpotensi merampas hak suara rakyat dan mengancam prinsip demokrasi, khususnya di Kalimantan Timur (Kaltim).

    Jenderal Lapangan Aksi Aliansi Mahasiswa GERAM Muhammad Mahdi Mulia mengatakan, salah satu isu utama yang disoroti adalah beredarnya wacana pemindahan kewenangan pemilihan kepala daerah ke tangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

    Menurutnya kebijakan tersebut berpotensi menghilangkan hak suara rakyat dan mencederai prinsip demokrasi yang selama ini dijalankan melalui pemilihan langsung.

    “Wacana pemindahan kewenangan Pilkada ke DPRD berpotensi menghilangkan hak suara rakyat dan mencederai demokrasi,” ujarnya Kamis, 22 Januari 2026.

    Selain itu, GERAM juga menuntut keterlibatan seluruh elemen masyarakat sipil dalam setiap proses perancangan kebijakan, baik di tingkat daerah, provinsi, hingga pusat. Keterlibatan publik dinilai penting agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.

    Dalam kesempatan tersebut, Mahdi turut menyoroti adanya kriminalisasi dan tindak kekerasan terhadap massa aksi, khususnya pasca-aksi pada 1 September lalu.

    Ia menyebut terdapat penangkapan dan pemukulan terhadap peserta aksi yang tidak banyak terpublikasi di media, serta menyebabkan sejumlah massa mengalami luka.

    “Kami berharap persoalan ini mendapat perhatian serius, karena setiap pasca-aksi sering kali justru teman-teman dari berbagai lembaga menjadi korban kekerasan aparat,” ujarnya.

    Mahdi juga meminta komitmen DPRD Provinsi Kaltim sebagai wakil rakyat untuk menyampaikan aspirasi massa aksi kepada pemerintah pusat. Mahdi menegaskan bahwa tuntutan yang disuarakan bukan hanya mewakili mahasiswa, melainkan seluruh masyarakat Kaltim.

    Ia menambahkan, aksi ini tidak semata-mata dinilai dari jumlah massa, melainkan sebagai upaya membangun kesadaran publik terhadap kondisi sosial dan politik nasional. Mahdi berharap pergerakan ini dapat menjadi pemantik kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kedaulatan rakyat dan demokrasi.

    Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih menunggu kepastian dari anggota DPRD Provinsi Kaltim untuk melakukan audiensi guna menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan.

     

    Aliansi Mahasiswa GERAM Demo GERAM (Gerakan Rakyat Menggugat) Muhammad Mahdi Mulia
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Antrean BBM Belum Terurai, Pertamina Akui Jumlah SPBU Kaltim Perlu Dievaluasi

    Oktober 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    AminahOktober 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali…

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    TNI Siapkan Kluster Pertanian hingga Perikanan, Kaltim Bidik Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    Oktober 6, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,375 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.