Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Lambannya Sertifikasi Lahan Hambat Pengembangan Sekolah, Salehuddin Desak Percepatan
    DPRD Kaltim

    Lambannya Sertifikasi Lahan Hambat Pengembangan Sekolah, Salehuddin Desak Percepatan

    LarasBy LarasNovember 11, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin mengungkapkan keprihatinan terhadap lambannya proses sertifikasi lahan yang menghambat pengembangan fasilitas pendidikan di daerahnya.

    Menurutnya, ketidakjelasan status aset sekolah, terutama pada SMK dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di bawah kewenangan provinsi, merupakan kendala besar yang perlu segera diatasi.

    “Upaya mempercepat sertifikasi sudah ada, tetapi belum optimal,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

    Masalah ini, disebutkannya sebagai kendala yang hampir merata di seluruh sekolah di Kaltim yang dikelola provinsi.

    Salehuddin menilai koordinasi antara Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dan pemerintah daerah belum berjalan maksimal, sehingga makin memperlambat penyelesaian sertifikasi ini.

    Meski ada beberapa kasus yang selesai, ia melihat langkah yang diambil masih jauh dari efektif.

    Ia mengusulkan pembentukan tim khusus atau kelompok kerja (pokja) yang melibatkan pihak-pihak terkait, seperti Disdikbud, BPKAD, dan Badan Pertanahan, untuk mempercepat proses ini.

    Dengan cara ini, menurutnya, permasalahan sertifikasi bisa segera diatasi secara sinergis.

    Lebih lanjut, Salehuddin menjelaskan bahwa hambatan ini tidak hanya berpengaruh pada pembangunan sarana pendidikan, tetapi juga pada alokasi dana khusus untuk sekolah-sekolah di Kaltim.

    “Kalau status lahannya masih belum jelas, sulit bagi kita untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana,” tegasnya.

    Salehuddin juga menyoroti masalah aset pendidikan yang seharusnya sudah dituntaskan antara pemerintah provinsi dan kota pada 2019, namun hingga kini sekitar 40-50 persen belum selesai.

    Salah satu contohnya adalah SMK 7 Balikpapan, yang pembangunannya tertunda akibat penyerahan aset yang belum rampung.

    “Di SMK 7 kan begitu, belum selesai. Jika masalah ini segera dibereskan, kita bisa mempercepat pembangunan dan membuka unit sekolah baru,” pungkasnya.

    BPKAD Disdikbud DPRD Kaltim Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Hampir 20 Tahun STS Berjalan, DPRD Kaltim Ancam Ubah Kawasan Jadi Zona Nelayan

    September 17, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026

    Fender Jembatan Mahakam Habis Ditabrak Dua Kali, DPRD Kaltim Targetkan Perbaikan Rampung November

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    IraSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda menyoroti potensi defisit sekitar Rp600 miliar dalam…

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026

    Air Tanah Jadi Cadangan Saat Kemarau, Ini Temuan Unmul soal Sumur Bor di Kaltim

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.