Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Lagu Indonesia Raya Dinyanyikan Selasa dan Kamis, Safuad: Tumbuhkan Semangat Nasionalisme
    DPRD Kaltim

    Lagu Indonesia Raya Dinyanyikan Selasa dan Kamis, Safuad: Tumbuhkan Semangat Nasionalisme

    MartinusBy MartinusMei 27, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Safuad
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda –Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Salah satu kebijakan yang baru-baru ini dikeluarkan adalah kewajiban menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya setiap hari Selasa dan Kamis.

    Kebijakan ini diterapkan secara menyeluruh, baik di lingkungan instansi pemerintahan maupun di sekolah-sekolah di seluruh wilayah Kaltim.

    Kebijakan tersebut mendapat dukungan penuh dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Safuad. Ia menilai langkah itu sebagai bentuk nyata upaya pemerintah daerah dalam menanamkan dan menumbuhkan semangat nasionalisme, terutama di kalangan generasi muda.

    Menurutnya, nasionalisme bukanlah sekadar jargon yang dikumandangkan dalam acara seremonial, melainkan harus ditanamkan secara terus-menerus melalui praktik kehidupan sehari-hari.

    “Menyanyikan lagu Indonesia Raya dua kali dalam sepekan merupakan cara yang sederhana, namun memiliki makna simbolik yang kuat untuk mengingatkan kita akan identitas dan komitmen kebangsaan,” ujar Safuad kepada Insitekaltim pada Senin, 26 Mei 2025.

    Ia mengatakan bahwa kebijakan ini tidak hanya relevan dalam konteks pendidikan formal, tetapi juga penting diterapkan di seluruh lingkungan pemerintahan agar menjadi contoh bagi masyarakat luas.

    Menurutnya, ketika aparatur negara menunjukkan kedisiplinan dalam menghormati simbol negara, maka masyarakat pun akan terdorong untuk melakukan hal serupa.

    Ia memandang, semangat nasionalisme di era sekarang kerap tergerus oleh dinamika globalisasi dan dominasi budaya asing yang masuk tanpa filter.

    Oleh karena itu, ia menyambut baik setiap kebijakan yang dapat memperkuat kembali rasa cinta tanah air di tengah derasnya arus perubahan zaman.

    Sebab, lanjut Safuad, generasi muda saat ini membutuhkan stimulus konkret untuk kembali mengenali dan menghargai jati diri bangsa. “Banyak anak-anak kita sekarang yang hafal lagu-lagu dari budaya luar, namun justru asing dengan lagu-lagu nasional sendiri. Ini menjadi tantangan besar bagi kita semua,” tegasnya.

    Lebih lanjut dikatakannya, internalisasi nilai kebangsaan harus dilakukan secara sistematis dan konsisten. Tidak cukup hanya pada momentum peringatan hari besar nasional, melainkan harus menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan institusi pendidikan dan pemerintahan.

    “Jika ini dijalankan dengan sungguh-sungguh, saya yakin dampaknya akan terasa dalam jangka panjang. Kita akan melihat munculnya generasi muda yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam semangat kebangsaan,” ujarnya.

    Ia berharap, kebijakan ini tidak hanya berhenti pada aspek formalitas atau rutinitas simbolik belaka. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, menurutnya, perlu memastikan bahwa kegiatan menyanyikan lagu Indonesia Raya ini dibarengi dengan penanaman nilai-nilai luhur Pancasila, semangat persatuan, dan wawasan kebangsaan yang mendalam.

    “Saya mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk mendukung langkah ini. Mari kita jadikan lagu Indonesia Raya bukan hanya sebagai lagu wajib, tetapi juga sebagai pemantik semangat kita untuk terus membangun negeri ini dengan penuh cinta dan tanggung jawab,” pungkas Safuad.

    DPRD Kaltim Lagu Indonesia Raya Safuad
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Pemprov Kaltim Apresiasi DPRD, Pokok Pikiran Dewan Dinilai Penting dalam Perencanaan Pembangunan 2027

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.